WNI Ekspatriat Boleh Berhaji, Ini Syarat dari Pemerintah Arab Saudi

- Kamis, 17 Juni 2021 | 10:12 WIB
haji di masjidil haram
haji di masjidil haram

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah Arab Saudi menetapkan sejumlah persyaratan haji bagi Warga Negara Indonesia (WNI) ekspatriat. Salah satu persyaratan tersebut ialah belum haji dalam 5 tahun terakhir.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Eko Hartono membeberkan syarat-syarat haji bagi WNI yang saat ini berada di Tanah Suci.

Dari data, sejauh ini ada sekitar 320 ribu WNI berada di Tanah Suci.  Merekan berhak melaksanakan ibadah haji dengan sejumlah persyaratan khusus.

Baca Juga: Dolar Melonjak ke Level Tertinggi Hampir 6 Minggu di Akhir Perdagangan

"Syarat-syarat (ibadah haji), belum haji dalam 5 tahun terakhir, tidak ada sakit kronis, sudah vaksin 2 kali atau 1 kali vaksin setelah 14 hari, atau sembuh dari Covid-19," kata Eko.

Pemerintah Arab Saudi mengizinkan ekspatriat di negaranya untuk menunaikan haji. Pemerintah Saudi juga membatasi usia peserta haji antara usia 18 hingga 65 tahun. Selain itu Kerajaan juga menerapkan gelaran haji dengan sistem paket.

Untuk biaya, jamaah bisa dikenakan sekitar 12 ribu hingga 16 ribu riyal atau Rp 45 juta hingga Rp 60 juta, tergantung pilihan paket.

Baca Juga: DKI Jakarta Gelar Vaksinasi untuk Warga 18 Tahun ke Atas, Masyarakat Jangan Ragu

Pemerintah Arab Saudi memutuskan pelaksanaan haji tahun 2021 terbatas untuk jamaah lokal, jumlahnya juga dibatasi hanya 60 ribu.

Dari jumlah itu orang yang dapat mengikuti haji adalah warga negara setempat dan para ekspatriat yang berada di wilayah Kerajaan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Selamat! Putri Bill Gates Resmi Menikah Secara Islam

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:09 WIB
X