Sinergi GCRG dan G20, Airlangga Pastikan Tidak Ada Negara Tertinggal

- Sabtu, 11 Juni 2022 | 10:12 WIB
Menko Airlangga Hartarto (suaramerdeka.com /ekon.go.id)
Menko Airlangga Hartarto (suaramerdeka.com /ekon.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah Indonesia berkomitmen mendorong anggota G20 untuk bekerja sama menyeimbangkan kepentingan di seluruh keanggotaan yang beragam.

Semangat itu kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dibawa Indonesia dalam forum G20 maupun Presiden Joko Widodo di Global Crisis Response Group (GCRG) sebagai perwakilan Presidensi G20.

“Indonesia sebagai Presidensi G20 berkomitmen menyeimbangkan kepentingan di seluruh anggota untuk memastikan tidak ada yang tertinggal,” kata Airlangga dalam keterangan, Jumat, 10 Juni 2022.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 11 Juni 2022: Ammar Terus Cari Bukti Kuat untuk Tangkap Ricky

Pembentukan GCRG sendiri untuk mengadvokasi dan memfasilitasi konsensus global terhadap aksi-aksi untuk menghindari, memitigasi, dan merespons dampak krisis.

Ada sejumlah krisis yang saat ini mengancam negara-negara di dunia terutama mereka yang masih rentan.

Mulai dari krisis pangan, energi, dan keuangan, sebagai akibat pandemi Covid-19 dan perang Ukraina-Rusia.

Meski dipercaya untuk berfokus pada solusi keuangan, Indonesia tetap membuka diri untuk ikut menyampaikan masukan, saran, dan rekomendasi terkait krisis pangan dan energi.

Baca Juga: Bangun Kemandirian Masyarakat, Cegah Meningkatnya Kasus Covid-19

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso selaku Sherpa GCRG menambahkan, PBB mengharapkan peranan penting Indonesia sebagai Presidensi G20.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perang Uhud, Makna di Balik Kekalahan Muslim (2)

Kamis, 11 Agustus 2022 | 20:34 WIB

Perang Uhud, Makna di Balik Kekalahan Muslim (1)

Kamis, 11 Agustus 2022 | 19:03 WIB

Sambut Muharram, Kiswah Penutup Kakbah Diganti

Minggu, 31 Juli 2022 | 18:05 WIB
X