Pelajaran Kehidupan dan Kematian Shireen Abu Akleh, Jurnalis yang Meninggal saat Mengabarkan di Garis Depan

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 08:47 WIB
Shireen Abu Akleh (YouTube/Al Jazeera English)
Shireen Abu Akleh (YouTube/Al Jazeera English)

YERUSALEM, suaramerdeka.com - Kematian Jurnalis Shireen Abu Akleh menjadi kabar yang mengejutkan bagi media di seluruh dunia.

Kehadiran di layar selama 20 tahun terakhir, seorang jurnalis wanita muda bernama Shireen Abu Akleh membawa mikrofon dengan logo Al Jazeera.

Dia telah melaporkan berita dari Yerusalem, Jenin, Ramallah, dan serangan berulang Israel di seluruh dunia. 

Baca Juga: Watak Weton Sabtu Kliwon Digambarkan Lakuning Bumi, Ini Artinya

Bagi reporter Al Jazeera di Gaza, Maram Humaid, Shireen Abu Akleh adalah inspirasi untuk menjadi seorang jurnalis.

Berikut adalah testimoni Maram yang dipublikasikan di laman resmi Al Jazeera setelah berita kematian Shireen mencuat.

"Berita kematian Shireen Abu Akleh sangat mengejutkan, darah di pembuluh darahku membeku, dan meninggalkanku dengan tangan gemetar saat aku mencoba menggulir ponselku untuk mencari informasi lebih lanjut." katanya.

Baca Juga: Simak Ramalan Zodiak Cancer, Leo, Virgo, 14 Mei 2022, Soal Asmara hingga Keuangan

Tapi itu benar. Shireen telah dibunuh dengan kejam karena melakukan apa yang selalu dia lakukan: melaporkan.

Ketidakhadiran Shireen yang terlalu dini telah mengungkapkan bagaimana dia telah menjadi bagian integral dari menjaga bersama memori Palestina kita, identitas nasional kita, hubungan kita dengan tanah, dan penjajah. 

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harry Styles Ikuti Audisi Peran Elvis Presley

Jumat, 20 Mei 2022 | 21:06 WIB

Puluhan Anak di India Alami Flu Tomat, Apa Itu?

Jumat, 13 Mei 2022 | 14:20 WIB
X