Ayah Dibunuh Akibat Kritisi Putin, Selebgram Rusia Tuntut Keadilan Atas Kejahatan Perang

- Senin, 14 Maret 2022 | 10:48 WIB
Para pendemo menolak agresi militer yang dilakukan oleh Vladimir Putin (foto: unsplash.com)
Para pendemo menolak agresi militer yang dilakukan oleh Vladimir Putin (foto: unsplash.com)

SUARAMERDEKA.COM - Selebgram berkebangsaan Rusia melarikan diri dari negeri itu setelah ayahnya dibunuh.

Pasalnya sebelum peristiwa itu terjadi, ayahnya sempat menyerukan agar Presiden Rusia Vladimir Putin ditangkap atas tindakan kejahatan perang yang dilakukannya terhadap Ukraina.

Selebgram Arch Hades (nama samaran) menilai tindakan yang dilakukan oleh Vladimir Putin dan tentaranya dengan membombardir Ukraina adalah suatu hal yang sangat menjijikan.

Baca Juga: Terkuak! Ini Pemilik Binomo Sebenarnya

Hades mengungkapkan sebagian besar warga Rusia juga menentang tindakan yang dilakukan oleh Presiden Putin.

Hal ini dapat dilihat dalam beberapa waktu yang lalu, sesaat setelah Rusia meluncurkan agresi militernya, warga Eropa termasuk Rusia mengecam tindakan Vladimir Putin.

Namun sebagian besar dari pendemo Rusia yang menolak agresi militer ditangkap oleh kepolisian setempat.

Baca Juga: Mau Ganti ke Siaran TV Digital Tapi Bingung Cara Pasang STB? Begini Caranya

Selebgram yang saat ini memiliki jutaan pengikut itu melarikan diri ke Kota London sesaat setelah sang ayah tewat ditembak di sebuah gang di Kota St. Petersburg.

Dia menyebut bahwa ayahnya merupakan pengusaha serta penganut paham demokrasi liberalisme, yang mana paham itu banyak diterapkan oleh negara-negara barat termasuk Amerika Serikat dan hal itu sangat dibenci oleh Putin.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X