Resmi Lengser, Benjamin Netanyahu Marah dan Upayakan Kudeta Pemerintahan Naftali Bannett

Red
- Senin, 14 Juni 2021 | 19:46 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto: VOA Indonesia
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto: VOA Indonesia

ISRAEL, suaramerdeka.com - Masa jabatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, setelah menjabat selama 12 tahun telah resmi berakhir pada hari Minggu, 13 Juni 2021.

Pidato terakhir Benjamin Netanyahu sebagai Perdana Menteri Israel disampaikan sebelum pelantikan pemerintahan baru pada Minggu malam.

Benyamin dalam pidatonya, melampiaskan kemarahannya kepada perdana menteri baru yang merupakan mantan Menteri Pendidikan Israel, Naftali Bennett.

Baca Juga: Benyamin Netanyahu Bertemu dengan Raja Yordania Bahas Perdamaian Regional

Dikutip dari PikiranRakyat-Tasikmalaya.com, Benjamin Netanyahu pun bersumpah akan bekerja keras untuk menggulingkan koalisi baru.

“Saya akan berjuang melawan pemerintahan sayap kiri yang mengerikan dan berbahaya ini untuk menggulingkannya,” kata Benjamin.

"Dengan bantuan Tuhan, hal itu akan terjadi jauh lebih awal dari yang Anda kira," kata Benjamin menambahkan.

Benjamin juga memperingatkan Iran, Hamas, dan Hizbullah bahwa dia tidak akan mundur. Mereka akan segera kembali.

Baca Juga: Naftali Bennet Siap Gabung Koalisi, Lengserkan Benjamin Netanyahu

Pidatonya tersebut disampaikan Benjamin selama lebih dari setengah jam, 15 menit lebih lama dari durasi diberikan.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arab Saudi Umumkan Aturan Umrah Bagi Jamaah Luar Negeri

Selasa, 30 November 2021 | 15:09 WIB

Arab Saudi Izinkan 6 Negara Masuk, Termasuk Indonesia

Jumat, 26 November 2021 | 12:39 WIB
X