Kim Jong Un Sebut K-Pop Kanker Ganas

- Sabtu, 12 Juni 2021 | 23:31 WIB
Kim Jong-un. Foto: ist
Kim Jong-un. Foto: ist

KOREA UTARA, suaramerdeka.com - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un baru-baru ini menyebut K-pop sebagai 'kanker ganas'.

Kim Jong-un telah memerintahkan pemerintahnya untuk menekan invasi budaya, yang diklaim dapat merusak 'pakaian, gaya rambut, pidato, perilaku' para pemuda Korea Utara.

Menurut media pemerintah Korea Utara jika K-pop dan bentuk-bentuk hiburan Korea Selatan lainnya dibiarkan maka dapat membuat Korea Utara 'hancur seperti dinding yang lembab', dikutip dari Sputnik News, Sabtu, 12 Juni 2021.

Baca Juga: Hormati Putri Diana, Kate Middleton Mungkin Tolak Gelar Putri Wales

"Pemuda Korea Utara berpikir mereka tidak berhutang apapun kepada Kim Jong Un," kata Jung Gwang Il, seorang pembelot dari Korea Utara.

Sentimen anti-K-pop dari Kim Jong Un bukanlah hal baru. April 2021 lalu ia menganggap ada 'perubahan serius dalam keadaan ideologis dan mental para pemuda Korea Utara.

Undang-undang baru anti K-Pop ini akan menghukum pemuda Korea Utara 15 tahun kerja paksa jika tertangkap basah menonton hiburan Media Korea Selatan.

Baca Juga: Saudi Batasi Haji 2021, Menag: Senada dengan RI, Keselamatan dan Keamanan Jamaah Jadi Pertimbangan Utama

Pemerintah Korea Selatan juga telah memberlakukan denda dan hukuman penjara bagi mereka yang tertangkap mengirimkan materi kritis terhadap pemerintah Korea Utara melintasi perbatasan.

Hiburan dari Korea Selatan telah lama diselundupkan melintasi perbatasan, dari kaset hingga CD VHS dan sekarang melalui flash drive (FD) dari China, melewati sensor media serta internet ke Korea Utara.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

Tiongkok Tolak Politisasi Penelitian Covid-19

Kamis, 22 Juli 2021 | 16:35 WIB
X