Menteri Transportasi Muda Inggris Dipecat Karena Muslim, Begini Tanggapan PM Boris Johnson

- Selasa, 25 Januari 2022 | 17:28 WIB
Menteri transportasi Inggris Nusrat Ghani. (Foto: Pikiran-Rakyat)
Menteri transportasi Inggris Nusrat Ghani. (Foto: Pikiran-Rakyat)

INGGRIS, suaramerdeka.com - Nusrat Gahni, mantan menteri transportasi Inggris dipecat karena statusnya seorang muslim.

Nusrat Ghani sendiri kecewa dengan parlemen yang dimpimpin oleh Menteri Boris Johnson.

Melalui kabar pemecatan Pm Boris Johnson menanggapi keluhan Nusrat Ghani dengan melakukan penyelidikan terkait pemecatan.

Baca Juga: Terkini! Ini Daftar Siaran TV Digital untuk Kabupaten Demak, Kudus dan Sekitarnya

Baca Juga: Bingung Cari Antena TV Digital, Ini Rekomendasi 12 Antena TV Digital Terbaik Januari 2022

Tanpa menunggu lama Boris Johnson menyuruh Ghani untuk melakukan laporan pemecatannya melalui partai konservatif.

"Perdana menteri sekarang telah meminta para pejabat untuk melaporkan fakta tentang apa yang terjadi. PM menanggapi klaim ini dengan sangat serius," kata Jubir Boris Johnson, dilansir dari Al-Jazeera, Selasa 25 Januari 2022.

Selain dipecat karena muslim Ghani dipecat  karena membuat para koleganya tidak nyaman.

Baca Juga: Geger! Bupati Langkat Memiliki Penjara Pribadi untuk Pekerja Sawit, Netizen: Lah Kok Seperti Mafia

Baca Juga: Terbaru! Ini Daftar Siaran TV Digital untuk Kabupaten Kediri dan Sekitarnya, Ada Blitar dan Tuban

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harry Styles Ikuti Audisi Peran Elvis Presley

Jumat, 20 Mei 2022 | 21:06 WIB

Puluhan Anak di India Alami Flu Tomat, Apa Itu?

Jumat, 13 Mei 2022 | 14:20 WIB
X