Gagal Paham, TV Australia Ini Malah Tayangkan Video Ombak Bono yang Disangka Tsunami Dampak Letusan Tonga

- Selasa, 18 Januari 2022 | 11:56 WIB
gagal paham, stasiun TV Australia justru menayangkan Ombak Bono sebagai tsunami dampak letusan Tonga. (foto: tangkapan layar)
gagal paham, stasiun TV Australia justru menayangkan Ombak Bono sebagai tsunami dampak letusan Tonga. (foto: tangkapan layar)

AUSTRALIA, suaramerdeka.com – Tsunami Tonga yang terjadi akibat letusan gunung berapi bawah laut Hunga Tonga-Hunga Ha’apai pada 15 Januari 2022 lalu mengakibatkan beberapa negara seperti Jepang, Selandia Baru, Australia bahkan sebagaian Amerika Serikat terkena dampaknya.

Pada Minggu, 16 Januari 2022, televisi Australia 9News, memberitakan dampak gelombang Tsunami Tonga yang berjudul Tonga in the Dark dan menunggah sebuah video di kanal YouTube 9 News Australia.

Akan tetapi, stasiun televisi tersebut malah menunggah sebuah video dari YouTuber Indonesia yang dikejar gulungan ombak Bono di Pelalawan Riau.

Baca Juga: Presiden Serbia: Djokovic dapat Informasi Menyesatkan

“Inilah video yang menunjukkan dampak dari gelombang tersebut,” kata pembawa berita 9News pada detik ke-15 hingga ke-26 di awal video..

Potongan video ombak Bono kembali diulang 9News pada menit 3.03 sampai 3.25, menunjukkan gelombang di Sungai Kampar itu menerjang para YouTuber yang sedang membuat konten.

Video ombak Bono sendiri sudah tayang di YouTube sebulan sebelum tsunami di Tonga terjadi pada awal Desember 2021.

Baca Juga: Omicron Menyebar di Berbagai Negara, Warga India Tetap Jalani Ritual Agama di Sungai Gangga

Peristiwa ombak Bono adalah fenomena alami berupa ombak besar dengan tinggi mencapai lima meter yang terjadi di hilir Sungai Kampar, wilayah semenanjung Kampar, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupten Pelalawan Riau.

Diketahui ombak Bono bisa menggulung dengan jarak 30 kilometer tanpa terputus.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harry Styles Ikuti Audisi Peran Elvis Presley

Jumat, 20 Mei 2022 | 21:06 WIB

Puluhan Anak di India Alami Flu Tomat, Apa Itu?

Jumat, 13 Mei 2022 | 14:20 WIB
X