Korsel Larang Warganya Bepergian ke 6 Negara karena Risiko Kemanan

- Minggu, 9 Januari 2022 | 12:24 WIB
Ilustrasi. Korsel larang warganya pergi ke 6 negara. (tangkapan layar youtube)
Ilustrasi. Korsel larang warganya pergi ke 6 negara. (tangkapan layar youtube)

SEOUL, suaramerdeka.com - Larangan bepergian ke enam negara di Timur Tengah dan Afrika dan beberapa bagian Filipina bagi warga Korea Selatan (korsel) akan diperpanjang.

Perpanjangan larangan ke enam negara tersebut akan berlangsung selama enam bulan. Hal ini menyangkut risiki keamanan yang berkepanjangan.

Dikutip dari Kantor Berita Yonhap, Kementerian Luar negeri Korea Selatan mengatakan larangan itu dibuat menyusul risiko keamanan.

Baca Juga: Disebut Mirip Rizky Billar, Baby L Diperkenalkan Publik 'Welcome Baby L'

Dijadwalkan bahwa larangan itu akan berakhir pada 31 Januari.

Larangan tersebut akan diperpanjang untuk Irak, Suriah, Yaman, Libya, Somalia, Afghanistan dan wilayah selatan kepulauan Filipina - Semenanjung Zamboanga, Sulu, Basilan dan Tawi-Tawi.

Kementerian mengatakan, daerah-daerah yang ditunjuk terkena risiko konstan serangan teroris dan ketidakstabilan politik yang kemungkinan akan bertahan untuk jangka waktu yang cukup lama.

Baca Juga: Kemenag Lepas 419 Jemaah Umrah, Pastikan Menggunakan Kebijakan One Gate Policy

Perjalanan ke Irak, Suriah, Somalia dan Afghanistan telah dilarang sejak 2007. Seoul memberlakukan larangan di Yaman pada 2011, Libya pada 2014 dan pulau-pulau di Filipina pada 2015.

Editor: Rosikhan Anwar

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X