Dukung Palestina, Emma Watson Panen Bully dan Pujian Bersamaan

- Sabtu, 8 Januari 2022 | 03:20 WIB
Dukung Palestina, Emma Watson
Dukung Palestina, Emma Watson

JAKARTA, suaramerdeka.com - Dukung Palestina, Aktris Inggris Emma Watson langsung panen pujian dan hujatan / bully bersamaan.

Emma Watson mendukung Palestina dengan mengirim ulang unggahan Bad Activist Collective di Instagram pada Minggu, 2 Januari 2022, menggambarkan aktivis pro Palestina berbaris dengan kata-kata "Solidaritas adalah kata kerja" yang ditampilkan secara mencolok di foto.

Danny Danon Pejabat Israel langsung bereaksi keras Dalam akun Twitter-nya Danny memberi sindiran keras untuk pemeran pendukung wanita film Harry Potter itu. “10 poin untuk Gryffindor karena telah menjadi antisemitisme,” tulisnya blak-blakan kepada Emma Watson.

Baca Juga: Tahanan Palestina di Israel Lanjutkan Mogok Makan sebagai Bentuk Protes

Baca Juga: Emma Watson Menangis Saat Berbincang di Trailer Harry Potter 20th Anniversary

Aktris Inggris Emma Watson menyuarakan dukungan untuk gerakan pro-Palestina di media sosial, Ia me-repost (posting ulang) sebuah gambar demonstran Palestina dari akun @badactivistcollective yang berbunyi Solidarity is a verb (solidartitas adalah kata kerja).

“Solidaritas itu bukan berarti kita memperjuangkan hal yang sama, merasakan sakit yang sama atau memiliki harapan yang sama akan masa depan. Solidaritas melibatkan komitmen dan kerja nyata untuk mengakui bahwa meskipun kita tidak memiliki perasaan, kehidupan atau tubuh yang sama. Kita bisa hidup berdampingan. – Sara Ahmed,” terangnya.

Sayang, dukungan tersebut mendapat respon sinis pejabat Israel, terlebih Danny Danon, mantan duta besar Israel untuk PBB pada zaman Benjamin Netanyahu. Dalam akun Twitter-nya Danny memberi sindiran keras untuk pemeran pendukung wanita film Harry Potter itu. “10 poin untuk Gryffindor karena telah menjadi antisemitisme,” tulisnya blak-blakan kepada Emma Watson.

Baca Juga: Florona di Israel Muncul saat Lonjakan Pasien Omicron

Antisemitisme sendiri merupakan paham atau ideologi yang membawa prasangka negatif dan menentang kaum Yahudi. Menurut Ensiklopedia Holocaust, paham ini sempat jaya pada rezim Nazi di Jerman dan sudah ada sejak tahun 1933 dan masih eksis hingga sekarang.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X