Presidensi G20 Indonesia Cerminkan Optimisme Hasilkan Terobosan Besar

- Jumat, 3 Desember 2021 | 06:30 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat opening ceremony presidensi G20. (suaramerdeka.com / ekon.go.id)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat opening ceremony presidensi G20. (suaramerdeka.com / ekon.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Presidensi Indonesia dalam Group of Twenty (G20) dimulai sejak Rabu 1 Desember 2021, sekaligus sebuah kepercayaan dan kehormatan bagi Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, selaku Ketua I Bidang Sherpa Track Presidensi G20 Indonesia mengatakan Presidensi G20 Indonesia bertujuan agar dunia dapat keluar dari krisis dengan lebih baik dan lebih tangguh.

"Hal ini tentunya membutuhkan transformasi cara kerja global, perubahan pola pikir dan model bisnis, pemanfaatan setiap kesempatan di tengah pandemi untuk menghasilkan terobosan baru," ucap Airlangga, pada acara Opening Ceremony Presidensi G20 Indonesia yang digelar di Lapangan Banteng, Jakarta.

Dalam Presidensi ini, G20 perlu memfokuskan pada penguatan sistem multilateralisme dan kemitraan global yang efektif, guna memastikan perekonomian dunia tetap terbuka, adil, saling menguntungkan, dan menjamin tidak ada satupun yang tertinggal, khususnya kelompok miskin dan rentan.

Baca Juga: Staf Khusus Menaker: Semarang Fashion Convention 2021 Tumbuhkan Anak Muda Kreatif di Bidang Fashion

Indonesia akan menggunakan Presidensi G20 untuk memperjuangkan aspirasi dan kepentingan negara-negara berkembang, sehingga dapat tercipta tata kelola dunia yang lebih adil.

Utamanya untuk memperkuat solidaritas dunia dalam mengatasi ancaman perubahan iklim dan mendorong pembangunan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga melakukan penyerahan pin atau tanda tugas kepada perwakilan Chairs Working Groups dan Engagement Groups secara simbolis serta peluncuran alamat situs resmi G20 yakni www.g20.org.

Situs ini memuat informasi mengenai jadwal pertemuan, side events, dan workstreams, baik dari Sherpa Track maupun Finance Track.

Baca Juga: Antisipasi Varian Baru Omicron, Pakai Masker dan Jaga Jarak 2 Meter

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Serbia: Djokovic dapat Informasi Menyesatkan

Senin, 17 Januari 2022 | 18:18 WIB

Kazakhstan Bergejolak, Dipicu Kenaikan Bahan Bakar

Sabtu, 8 Januari 2022 | 17:32 WIB

Florona di Israel Muncul saat Lonjakan Pasien Omicron

Selasa, 4 Januari 2022 | 14:18 WIB
X