Varian Baru Covid-19 Tak Pakai Nu dan Xi, Ini Alasan WHO Beri Nama Omicron

- Senin, 29 November 2021 | 14:14 WIB
Ilustrasi virus Covid-19. /dok. Pixabay
Ilustrasi virus Covid-19. /dok. Pixabay



SUARAMERDEKA.COM – World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia membeberkan alasan tidak menggunakan abjad Yunani Nu dan Xi dalam penamaan varian baru Covid-19.

Omicron, nama varian baru Covid-19 yang ditemukan di pertama kali di Afrika Selatan menjadi perhatian karena sebelumnya WHO menggunakan urutan abjad Yunani.

Sebelum Omicron, WHO memberi nama varian terbaru dengan sebutan Mu. Dalam abjad Yunani, setelah huruf Mu adalah Nu dan Xi.

Baca Juga: DAS Rawan Banjir di Kota Semarang Terpantau Masih Aman

Pada pemberitaan awal mengenai kemunculan varian baru ini, beberapa media telah menggunakan nama Nu sesuai urutan abjad Yunani.

“’Nu’ sangat mudah disamakan dengan kata ‘new’ dalam bahasa inggris yang berarti baru, dan ‘Xi’ tidak digunakan karena nama belakang yang sudah umum,” tulis WHO.

“Tindakan baik untuk memberi nama penyakit adalah harus menghindari agar tidak menyinggung kelompok kebudayaan, sosial, nasional, regional, profesional, atau etnis,” tambah WHO.

Baca Juga: UU Cipta Kerja Tidak Ada yang Dibatalkan, Jokowi: Materi dan Substansi Tetap Berlaku

Panduan dalam penamaan penyakit ini sudah tertuang dalam dokumen WHO yang dirilis 2015. Saat itu WHO menyatakan bahwa mereka ingin meniminalkan efek negatif terhadap negara-negara, ekonomi, dan rakyat dalam penamaan penyakit.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Serbia: Djokovic dapat Informasi Menyesatkan

Senin, 17 Januari 2022 | 18:18 WIB
X