Omicron Jadi Varian Baru Covid-19, WHO: Punya Banyak Mutasi

- Sabtu, 27 November 2021 | 13:02 WIB
Ilustrasi Covid-19 (pixabay)
Ilustrasi Covid-19 (pixabay)

JENEWA. suaramerdeka.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan varian baru virus Covid-19 yang harus diwaspadai bernama Omicron.

WHO mengatakan Omicron yang notabene varian baru Covid-19 tersebut memiliki sejumlah besar mutasi dan bukti awal menunjukkan peningkatan risiko infeksi yang lebih besar.

WHO mendapat laporan pertama kali dari Afrika Selatan pada Rabu, 24 November dan Omicron sudah teridentifikasi di Botswana, Belgia, Hong Kong dan Israel.

Sejumlah negara sudah memutuskan untuk melarang bepergian dari dan keluar dari daerah selatan Afrika.

Baca Juga: Polres Semarang Siapkan 1.000 Dosis Vaksin Covid-19 untuk Dua Wilayah

Para wisatawan dari Afrika Selatan, Namibia, Zimbabwe, Botswana, Lesotho dan Eswatini dilarang memasuki Inggris kecuali merupakan warga asli Inggris, Irlandia atau memiliki izin tinggal di Inggris

Pemerintah Amerika Serikat bahkan berkata penerbangan dari Afrika Selatan, Botswana, Zimbabwe, Namibia, Lesotho, Eswatini, Mozambiq dan Malawi akan ditutup total mulai Senin depan.

Negara-negara Uni Eropa dan Swiss juga telah menghentikan sementara penerbangan dari beberapa negara Afrika selatan.

Sebuah virus sering berubah mutasi sewaktu-waktu. WHO akan mewaspadai varian baru dari virus jika mutasinya dapat mempengaruhi penularan, keracunan dan efektivitas vaksin.

Baca Juga: Ini Daftar Lengkap Pemain yang Lolos BWF World Tour Final 2021

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Serbia: Djokovic dapat Informasi Menyesatkan

Senin, 17 Januari 2022 | 18:18 WIB
X