Sebuah Sekolah di Belanda Terbakar Imbas Demo Tolak Lockdown

- Rabu, 24 November 2021 | 14:29 WIB
Demo tolak lockdown (suaramerdeka.com/dok)
Demo tolak lockdown (suaramerdeka.com/dok)


BELANDA, suaramerdeka.com – Sebuah sekolah di Rosendaal, Belanda terbakar imbas aksi demo yang memprotes kebijakan pengetatan pembatasan (lockdown ) Covid-19 pada Selasa, 23 November 2021.

Demonstrasi yang terjadi sejak 19 November 2021 itu membuat banyak fasilitas umum rusak berat dan beberapa orang luka-luka.

Sebanyak 15 orang ditangkap di Rosendaal ketika pendemo menyalakan kembang api besar-besaran sehingga menyebabkan sebuah sekolah terbakar.

Baca Juga: Terkuak, Wanita Pemaki Ibunda Arteria Dahlan Adakah Istri Brigjen M Zamroni

Para pendemo juga melontarkan kembang api dan menyebabkan kota Enschede, Groningen, Leeuwarden dan Tilburg rusak parah.

Total sebanyak 145 orang telah ditangkap akibat kericuhan dalam demonstrasi anti-lockdown di berbagai daerah di Belanda sejak akhir minggu lalu.

Aksi demo berujung ricuh mulai terjadi pada Jumat (19/11) di Rotterdam. Sekitar 51 orang ditangkap dan tujuh orang luka-luka akibat demo hari itu.

Baca Juga: PSIS Dikejar Jadwal Padat, Tim Pelatih Jaga Kondisi Pemain

Sementara itu, demonstrasi di Den Haag pada Sabtu (20/11) menyebabkan lima polisi terluka. Massa aksi melemparkan batu, membakar sepeda, dan menembakkan kembang api. 19 orang telah diamankan di hari itu.

Aksi demo tersebut muncul sebagai aksi protes setelah pemerintah Belanda memutuskan memberlakukan lockdown parsial untuk mengurangi angka penyebaran infeksi Covid-19.

Tidak hanya itu, kebijakan pemerintah untuk tidak merayakan malam tahun baru juga membuat beberapa pemuda marah.

Belanda telah menetapkan beberapa aturan lockdown bagi warganya sejak minggu lalu.

Berdasarkan aturan tersebut, bar, restoran dan toko-toko non-esensial lainnya diwajibkan tutup pukul 19.00 setidaknya selama tiga minggu mulai Sabtu (13/11).

Baca Juga: Komplotan Pencopet di Mandalika Berhasil Diringkus, Tiga Orang di Antaranya Satu Keluarga

Pemerintah Belanda menghimbau warganya untuk diusahakan bekerja dari rumah. Acara olahraga juga tidak boleh dihadiri penonton untuk beberapa minggu ke depan.

Akan tetapi, beberapa fasilitas umum seperti sekolah, teater dan bioskop masih diizinkan untuk beroperasi.

Data dari Universitas Johns Hopkins menunjukkan angka kasus harian positif di Belanda telah mencapai angka 23.002 kasus pada Senin (22/11).

Baca Juga: Isu Match Fixing Muncul, Ketum PSSI Tegaskan Komitmen Berantas Praktik Suap dan Pengaturan Skor

Penambahan kasus positif harian di Belanda juga terus meningkat hingga mencapai 20 ribu dalam seminggu terakhir.

Dikutip dari Reuters, Belanda telah mengirim pasien Covid-19 ke Jerman demi mengurangi tekanan rumah sakit yang kewalahan menangani gelombang baru infeksi Corona dalam beberapa minggu terakhir.

Dalam minggu ini Belanda mendeteksi total 153.957 kasus Covid-19 baru, meningkat 39 persen dari minggu sebelumnya.

Halaman:
1
2
3

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Serbia: Djokovic dapat Informasi Menyesatkan

Senin, 17 Januari 2022 | 18:18 WIB
X