Pelajar Indonesia dan Belanda Serahkan Usulan Proyek Kampung Iklim untuk Malino

- Rabu, 24 November 2021 | 10:00 WIB
Pelajar Indonesia dan Belanda menyerahkan usulan Proyek Kampung Iklim untuk Malino, pada Dubes Den Haag, dan Climate Envoy. (suaramerdeka.com / KBRI Den Haag)
Pelajar Indonesia dan Belanda menyerahkan usulan Proyek Kampung Iklim untuk Malino, pada Dubes Den Haag, dan Climate Envoy. (suaramerdeka.com / KBRI Den Haag)

Usulan proyek tersebut juga disambut baik oleh Climate Envoy Belanda.

“Para pelajar secara kreatif dan fun mencari solusi untuk masalah global (perubahan iklim). Beberapa solusi yang ditawarkan dalam proyek sejalan dengan permasalahan yang dihadapi, seperti pengolahan sampah."

"Pemerintah Belanda tengah bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia melalui ekonomi sirkular untuk pengolahan sampah,” papar Prince Jaime.

Anggota Board of Trustee Indonesia Nederland Society dan mantan Menteri Luar Negeri Belanda, Bernard Bot, yang menyaksikan penyerahan menyampaikan, proyek ini dapat menstimulasi dan menjangkau para pembuat kebijakan.

Baca Juga: Harmonisasi Regulasi Perpajakan Dukung Implementasi Pajak Digital

"Untuk itu, akan baik jika proyek ini bisa diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan dasar,” kata dia.

Pembangunan Kampung Iklim dilakukan selama 6 minggu oleh para pelajar dengan fokus kepada 7 permasalahan di Malino.

Proyek tersebut dikerjasamakan oleh kedua sekolah sebagai bagian dari pembelajaran perubahan iklim dan mengambil momentum Pertemuan Conference of Parties (COP) 26 United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC).***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Serbia: Djokovic dapat Informasi Menyesatkan

Senin, 17 Januari 2022 | 18:18 WIB
X