Meski Popularitas Menurun, Joe Biden Ingin Maju Lagi di Pilpres 2024

- Selasa, 23 November 2021 | 15:13 WIB
Presiden AS Joe Biden (Official White House Photo by David Lienemann)  (Nugroho Wahyu Utomo)
Presiden AS Joe Biden (Official White House Photo by David Lienemann) (Nugroho Wahyu Utomo)

NEW YORK, suaramerdeka.com – Pihak Gedung Putih mengatakan bahwa Presiden Joe Biden ingin maju lagi dalam pemilihan Presiden Amerika Serikat pada 2024.

“Iya, itu niatnya (Biden),” kata Jen Psaki selaku juru bicara Gedung Putih saat menemui wartawan mengenai rencana pencalonan Biden di pemilu 2024 pada Senin 22 November 2021.

Survey terbaru mencatat bahwa peringkat popularitas Biden menurun di mata warga AS dalam beberapa bulan terakhir.

Penurunan ini membuat Partai Demokrat bertanya-tanya apakah Biden memiliki niatan untuk menjadi presiden empat tahun lagi setelah periode pertamanya berakhir.

Baca Juga: Siswa di Sleman Tes Covid-19 Gunakan PCR, Ini Penjelasan Dinkes

Jika Biden tidak memiliki niatan tersebut, Demokrat dikabarkan akan mencalonkan Wakil Presiden Kamala Harris sebagai presiden dalam pemilu 2024.

Survey yang dibuat oleh USA Today dan Suffolk University baru-baru ini melaporkan peringkat persetujuan warga AS terhadap Kamala Harris mencapai 28 persen.

Kamala Harris baru saja mencetak sejarah. Baru-baru ini ia menjadi wanita pertama yang menjabat presidensi AS selama 1 jam 25 menit saat menggantikan Biden.

Saat itu Biden sedang menjalani pengobatan yang menyebabkan ia harus dibawah pengaruh obat bius.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Eropa Melonjak, PM Prancis Jean Castex Positif Covid-19

Kantor pers Gedung Putih menyebutkan surat resmi kepada Kongres yang menyatakan pemindahan kekuasaan sementara dikirim pada pukul 10.10 sebelum Biden dibius.

“Presiden melanjutkan tugasnya pada pukul 11.35,” jelas Gedung Putih dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters, Jumat (19/11).

“Hari ini menjadi babak baru dalam sejarah bagi banyak wanita dan gadis-gadis muda di seluruh negeri,” kata Jen Psaki.

Baca Juga: Pabrik Kacang Dua Kelinci Pati Terbakar, Puluhan Mobil Pemadam Dikerahkan

Biden menjalani pemeriksaan fisik rutin tahunan pertamanya sejak menjabat sebagai presiden Amerika Serikat.

Sudah menjadi suatu kewajiban bagi seorang wakil presiden untuk mengambil alih kekuasaan presiden sementara, ketika presiden sedang menjalani prosedur kesehatan yang mengharuskan anestesi.***

 

Halaman:
1
2

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kazakhstan Bergejolak, Dipicu Kenaikan Bahan Bakar

Sabtu, 8 Januari 2022 | 17:32 WIB

Florona di Israel Muncul saat Lonjakan Pasien Omicron

Selasa, 4 Januari 2022 | 14:18 WIB
X