Diskriminasi Karyawan Muslim, JBS Produsen Daging Amerika di Denda 5,5 Juta USD

Red
- Kamis, 10 Juni 2021 | 20:46 WIB
fasilitas pengepakan daging milik JBS di Greeley, Colorado (AP/dok)
fasilitas pengepakan daging milik JBS di Greeley, Colorado (AP/dok)

TEXAS, suaramerdeka.com - Produsen daging sapi, babi, dan ayam terbesar kedua di Amerika Serikat (AS) akan membayar hingga $5,5 juta untuk menyelesaikan gugatan yang mengklaim perusahaan itu mendiskriminasi karyawan Muslim di pabrik pengolahan dagingnya di Colorado utara.

Komisi Kesetaraan Kesempatan Kerja AS mengajukan gugatan itu ke pengadilan federal di Denver pada 2010.

Dalam gugatannya, komisi itu mengatakan bahwa JBS Swift & Company mendiskriminasi karyawan di pabrik pengolahan daging sapi di Greeley dengan menolak memberi mereka waktu istirahat dan menghukum mereka lebih keras daripada pekerja lain karena mereka Muslim, imigran dari Somalia dan berkulit hitam.

Baca Juga: Australia Hadapi Cuaca Ekstrem, Listrik Padam, Pohon Ambruk Banjir Menerjang

JBS USA LLC, yang menjalankan bisnisnya sebagai JBS Swift & Company, harus membayar $5,5 juta kepada sekitar 300 karyawan yang termasuk dalam penyelesaian gugatan yang diumumkan komisi itu, Rabu (9/9).

Nikki Richardson, juru bicara JBS USA, mengatakan perusahaan tidak mengakui telah melakukan semua yang diklaim dalam penyelesaian itu, melarang semua diskriminasi dan pelecehan di fasilitasnya dan "berkomitmen terhadap keragaman dan inklusi di tempat kerja."

Menurut gugatan tersebut, JBS melarang karyawan Muslim untuk sholat dan mengganggu mereka ketika berusaha untuk sholat pada waktu istirahat yang dijadwalkan dan waktu istirahat singkat.

Baca Juga: Ayu Ting Ting Akui Trauma Usai Dielus-elus Andre Taulany

JBS juga dituduh mematikan air minum pancuran selama bulan suci Ramadan 2008, mencegah pekerja Muslim Somalia mendapatkan minuman saat matahari terbenam setelah seharian berpuasa, dan untuk berwudhu sebelum salat.

Menurut gugatan itu, manajer JBS dan karyawan lain melemparkan daging atau tulang ke arah karyawan kulit hitam dan asal Somalia.

Memanggil mereka dengan nama-nama yang menghina dan membuat grafiti dengan kata-kata yang melecehkan di toilet di pabrik Greeley, termasuk penggunaan kata Negro dan "Orang Somalia menjijikkan".

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X