Penduduk Pulau Vulkanik di Italia Dievakuasi Setelah Kadar Karbon Dioksida Meningkat Drastis

- Senin, 22 November 2021 | 13:42 WIB
Gunung Vulcano di Pulau Aeolian Lipari. (foto: wikipedia)
Gunung Vulcano di Pulau Aeolian Lipari. (foto: wikipedia)

Tunjangan tersebut diberikan untuk biaya tambahan dalam mencari akomodasi alternatif selama mengungsi.

Giorgianni menjelaskan dalam halaman Facebook Lipari Comune, bahwa evakusi dilakukan bukan karena ancaman letusan gunung berapi, namun karena emisi gas yang berbahaya.

Baca Juga: Terbaru! Ilmuwan AS Ungkap Covid-19 Berasal dari Pasar Ikan di Wuhan China

“Aktivitas gunung berapi Vulcano merupakan alasan kami saat untuk memperhatikannya, meskipun hampir semua data menunjukkan kondisinya stabil,” katanya pada Minggu, 21 November 2021.

“Data yang menjadi kekhawatiran saya adalah peningkatan emisi gas CO2,” tambah Giorgianni.

Dia mengatakan bahwa pihak berwenang sudah melacak emisi gas selama sebulan terakhir dan gas tersebut telah meningkat ke level berbahaya bagi manusia, terutama pada malam hari.

Baca Juga: Konsumsi Racun Katak, Mike Tyson Meninggal Beberapa Saat

“Warga saya harus tinggal di tempat yang udaranya paling aman dan sehat di wilayah ini,” tuturnya.

Dilansir dari situs INGV Palermo dan Catania-Etneo Observatory, empat stasiun geokimia telah dioperasikan untuk mengukur kadar CO2 dalam tanah.

Obsevatorium juga memasang tujuh stasiun seismik baru, enam di gunung berapi dan satu di Lipari, sebagai tambahan pengawasan.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Serbia: Djokovic dapat Informasi Menyesatkan

Senin, 17 Januari 2022 | 18:18 WIB

Kazakhstan Bergejolak, Dipicu Kenaikan Bahan Bakar

Sabtu, 8 Januari 2022 | 17:32 WIB
X