Penduduk Pulau Vulkanik di Italia Dievakuasi Setelah Kadar Karbon Dioksida Meningkat Drastis

- Senin, 22 November 2021 | 13:42 WIB
Gunung Vulcano di Pulau Aeolian Lipari. (foto: wikipedia)
Gunung Vulcano di Pulau Aeolian Lipari. (foto: wikipedia)

ITALIA, suaramerdeka.com – Pemerintah Italia mengevakuasi sebagian besar penduduk sebuah pulau vulkanik di Sisilia, Aeolian Lipari setelah kadar gas karbon dioksida (CO2) meningkat hingga level berbahaya.

Kadar CO2 di sekitar pulau yang terletak di lepas pantai Sisilia tersebut naik dari 80 ton menjadi 480 ton.

Menurut Institut Nasional Geofisika dan Vulkanologi Italia (INGV), karbon dioksida pada level itu menyebabkan kadar oksigen di udara berkurang drastis.

Baca Juga: Jamaah Umrah Siap Diberangkatkan, Menag Temui Gubernur Makkah

Pada 21 Oktober, penduduk setempat mulai melaporkan masalah pernafasan dan masalah kesehatan lainnya pada sejumlah hewan ternak dan hewan peliharaan.

Hal itu menjadi awal peningkatan gas CO2.

Wali Kota Lipari, Marco Giorgianni menandatangani peraturan evakuasi area pelabuhan.

Aturan tersebut menetapkan ‘zona merah’ di mana masyarakat umum selain tim peneliti dan pejabat sipil dilarang memasuki pulau selama satu bulan.

Baca Juga: Hari Pohon Sedunia, Menghormati Jasa J Sterling Morton

Berdasarkan aturan evakuasi, penduduk Pulau Aeolian Lipari akan mendapatkan tunjangan bulanan sebesar 400 hingga 500 euro atau setara dengan RP6,4 juta hingga Rp12,8 juta.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arab Saudi Izinkan 6 Negara Masuk, Termasuk Indonesia

Jumat, 26 November 2021 | 12:39 WIB

Dihantam Gelombang 4 Covid-19, Austria Lockdown Total

Senin, 22 November 2021 | 16:15 WIB

Hari Pohon Sedunia, Menghormati Jasa J Sterling Morton

Minggu, 21 November 2021 | 13:05 WIB
X