Terbaru! Ilmuwan AS Ungkap Covid-19 Berasal dari Pasar Ikan di Wuhan China

- Jumat, 19 November 2021 | 15:28 WIB
Ilustrasi COVID-19 (Dok Net/Istimewa)
Ilustrasi COVID-19 (Dok Net/Istimewa)




SUARAMERDEKA.COM – Penelitian terbaru dari para ilmuwan di Amerika Serikat (AS) pada Kamis 18 November 2021 menemukan pusat penyebaran awal Covid-19 berasal dari pasar ikan dan hasil laut Huanan di Kota Wuhan, China.

Seorang ilmuwan dari Univeritas Arizona, Worobey, meneliti kronologi dari semua kasus SARS-Cov-2 sejak sebelum pandemi dimulai.

Hasil temuan itu menunjukkan bahwa banyak di antara orang-orang yang tinggal atau bekerja dekat pasar ikan tersebut sebagai suspek sumber awal pandemi Covid-19.

Baca Juga: Gerhana Bulan Parsial Berpotensi Sebabkan Banjir di Pesisir Surabaya

Akan tetapi pemerintah China pada awal pandemi itu menepis semua temuan bahkan ketika ilmuwan pada masa pemerintahan Donald Trump hingga Joe Biden menunjukkan kemungkinan laboratorium penelitian virologi di Wuhan.

Worobey yang merupakan ahli dalam melacak evolusi genetik virus, mengklaim telah menemukan bukti baru.

Bukti tersebut menunjukkan bahwa virus muncul pada hewan dan tidak mulai beredar hingga akhir 2019.

Baca Juga: Riri Khasmita Rampas Tanah Keluarga Nirina Zubir untuk Plesir dan Modal Usaha

Meskipun begitu, Worobey berkata bahwa ia masih akan memeriksa teorinya itu dengan bukti di kehidupan nyata berdasarkan dokumentasi orang-orang yang terinfeksi.

Temuan Worobey memperkuat teori bahwa virus tersebut berasal dari hewan yang dijual di pasar.

Model penularannya sama dengan wabah SARS pertama pada 2002 hingga 2004 yang menginfeksi 8 ribu orang sebelum akhirnya berhasil dihentikan.

Kasus yang paling menjadi sorotan adalah seorang akuntan berusia 41 tahun yang diduga sakit pada 8 Desember dan tidak memiliki hubungan dengan pasar itu.

Baca Juga: Di Balik Rasa Masamnya, Ini Manfaat Luar Biasa Mangga Muda

Kasus tersebut sempat menjadi bukti bahwa pandemi tidak dimulai dari Pasar Huanan.

Worobey kemudian menemukan catatan yang menunjukkan bahwa akuntan tersebut tidak sakit Covid-19 hingga akhir Desember, melainkan sakit gigi.

Indikasi awal pandemi justru ketika penjual di pasar ikan jatuh sakit pada 11 Desember 2019 yang berhasil tercatat.

“Lebih dari 100 ribu kasus Covid 19 banyak di antaranya secara epidemiologi memang tidak berkaitan langsung dengan Pasar Huanan. Namun, kasus-kasus itu sangat dekat. Jadi bukti bahwa penularan di antara masyarakat memang terjadi di pasar,” demikian laporan Worobey.”

Halaman:
1
2

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Serbia: Djokovic dapat Informasi Menyesatkan

Senin, 17 Januari 2022 | 18:18 WIB

Kazakhstan Bergejolak, Dipicu Kenaikan Bahan Bakar

Sabtu, 8 Januari 2022 | 17:32 WIB
X