Konsumsi Racun Katak, Mike Tyson Meninggal Beberapa Saat

- Kamis, 18 November 2021 | 18:29 WIB
Mike Tyson (Dok Net/Istimewa)
Mike Tyson (Dok Net/Istimewa)

TEXAS, suaramerdeka.com - Mike Tyson legenda tinju dunia mengaku telah menjadi pecandu narkoba segala jenis, baik itu obat-obatan hingga kokain sejak masih usia belasan tahun.

Tyson baru-baru ini kembali membuat geger dunia ketika ia mencoba mengonsumsi racun katak (Toad Venom) yang disebut obat psikedelik dengan cara dihisap.

Dilansir New York Post, Kamis (18/11) Tyson merasa seperti meninggal selama beberapa saat dan menyebut kematian terasa indah.

Baca Juga: Selain jadi Penyedap Masakan, Serai Punya 4 Manfaat Bagi Tubuh

"Saya melakukannya karena berani. Saya menggunakan obat-obatan berat seperti kokain, jadi mengapa tidak merasakan (Toad Venom)?" kata Tyson.

Selama kehadirannya di acara Wonderland sebuah konferensi di Miami, yang didedikasikan untuk psikedelik, microsoding dan obat-obatan. Ucapan Tyson langsung menjadi topik teratas saat ia mengaku 'meninggal' ketika pertama kali mencoba racun katak berjenis Bufo Alvarius alias katak gurun sonora.

"Sebelum saya melakukannya, saya adalah seorang yang hancur. Lawan terberat yang pernah saya hadapi adalah diri saya sendiri. Saya memiliki harga diri yang rendah," kata pria berusia 55 tahun.

Baca Juga: Lamborghini Aventador Raffi Ahmad Dimodifikasi, Begini Penampakkannya

Sementara itu, pemegang gelar juara kelas berat tinju termuda tidak itu menjelaskan spesifik ketika bagaimana dia 'mati'. Ia hanya bisa mengacu pada apa yang dikenal di dunia halusinogen sebagai 'kematian ego'.

"Orang dengan ego besar sering kali memiliki harga diri yang rendah. Kami menggunakan ego kami untuk mensubsidi itu. Tapi, katak (Troad Venom) telah mengajariku bahwa aku tidak akan berada di sini (mati) selamanya karena Anda akan tersadar," sambung dia.

Orang-orang yang telah mencoba jamur ajaib, ayahuasca, dan LSD menggambarkannya sebagai 'kehilangan total identitas diri subjektif' dan pada dasarnya menghilangkan segala bentuk ego.

Mereka yang telah mengalaminya mengatakan itu mengubah hidup dan memberi perspektif tentang diri mereka sendiri dan dunia yang belum pernah mereka miliki sebelumnya.

Baca Juga: Ormas Expo 2021: Persadani Dampingi Mantan Napiter Kembali Bermasyarakat

Tyson mengungkapkan bahwa dia sekarang mengonsumsi racun katak lebih dari 50 kali dan itu membantunya mengembalikan hidupnya ke jalur yang benar.

Atas dasar itu Tyson memiliki pembibitan untuk Sonora Desert Toads di peternakannya di Desert Hot Springs di Kalifornia Selatan. Pun menjadi advokat besar psikedelik untuk penggunaan medis.

"Saya berjuang untuk psikedelik menjadi obat yang bisa Anda beli tanpa resep."

Dalam autobiografi yang terbit pada 2014, pria yang dijuluki the Iron Mike itu mengaku telah mengonsumsi narkotik jenis kokain pun obat-obatan sejak usia 11 tahun.

"Saya seorang pecandu. Sejarah perang adalah sejarah narkoba. Tiap jenderal dan pejuang hebat sejak dahulu memang pecandu," tulis Mike Tyson tegas.

Baca Juga: Ormas Expo 2021: JPKP Dampingi Masyarakat Dapatkan Haknya

Ia bahkan menjelaskan bagaimana dirinya dekat dengan berbagai jenis narkotika selama kariernya.

Menukil dari bukunya yang berjudul 'Undisputed Truth', Tyson bukanlah sosok pecandu pun junkie 'kagetan' layaknya Kurt Cobain yang diklaim mengidap star syndrome.

Salah satu psikoterapis asal Los Angeles, Amerika Serikat (AS) John Tsilimparis menyebut, imbas tekanan pun tuntutan untuk terus terlihat 'eksklusif', seseorang publik figur pun atlet terkenal dunia kerap bersinggungan dengan narkotika.

Kondisi pun tekanan itu menimbulkan stres yang membuat seorang mencari cara untuk meringankan beban mereka, salah satunya dengan mengonsumsi narkotika.

Keterlibatan narkotika dalam rencana sesat untuk mengurangi beban yang dipikul oleh atlet tersebut praktis menimbulkan kecanduan.

Baca Juga: Imbang 2-2 Lawan Persikabo, PSIS Buang Peluang Menang

Apabila sang pelaku sudah berada pada fase ketergantungan narkotik dan obat-obatan terlarang, maka ia sudah berada dalam lingkup labirin hitam.

Bukan tidak mungkin popularitasnya yang meluas membuat Tyson dengan mudah melakukan manuver untuk mendapatkan apa yang ia inginkan.

Mungkin saja karena kedekatannya dengan narkotik sejak masa remaja membuat Tyson tak berpikir untuk meninggalkan dunia tersebut, meski sarung tinju sudah ia gantung. Kini Si Leher Beton menggebrak dengan menggeluti bisnis ganja pada 2016.

Peredaran dan bisnis mariyuan memang sudah mendapat izin legal dari pemerintah, tetapi hanya di beberapa negara bagian saja, seperti Kalifornia.

Halaman:
1
2
3

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Serbia: Djokovic dapat Informasi Menyesatkan

Senin, 17 Januari 2022 | 18:18 WIB

Kazakhstan Bergejolak, Dipicu Kenaikan Bahan Bakar

Sabtu, 8 Januari 2022 | 17:32 WIB
X