Lawan Kudeta Militer Myanmar, Penyair Ket Thai Ditemukan Tewas Dibunuh

OKZ
- Sabtu, 5 Juni 2021 | 18:31 WIB
Kudeta Militer di Myanmar/Foto Istimewa)
Kudeta Militer di Myanmar/Foto Istimewa)

YANGON, suaramerdeka.com – Penyair asal Myanmar Khet Thi yang turut bergabung dengan demonstran menentang tindakan brutal militer, ditemukan tewas dibunuh.

Ket Thai diketahui kerap mencerca dengan fasih kudeta militer Myanmar lewat puisi-puisinya.

Ketika tentara melancarkan penumpasan atas perlawanan terhadap kudeta militer, dia meminta publik untuk berdiri tegak melawan apa yang dilihatnya sebagai ancaman terhadap eksistensial bagi masa depan negara itu.

“Kita harus berjuang untuk memenangkan pertempuran ini,” tulisnya. “Jika kita kalah, kita menjadi Korea Utara. Jika kita menang, kita menjadi Korea Selatan,” lanjutnya.

Baca Juga: Gowes Bareng, Dandim: Fisik Prima Penunjang Akivitas Harian dan Pelaksanaan Tugas

Bulan lalu, sejumlah polisi dan tentara mengepung rumah yang ditinggalinya bersama istri dan keluarganya di pusat kota Shwebo.

Mereka menuduh penyair itu – yang membuat kue dan es krim untuk menghidupi keluarganya – merencanakan serangkaian ledakan bom, dan menuntut dia menyerahkan diri.

Hari berikutnya istrinya Chaw Su dipanggil ke rumah sakit di Monywa yang berjarak sekitar 80 kilometer.

Baca Juga: Terkena Covid-19, Tersangka Kasus Ujaran Kebencian Diminta Isolasi Mandiri

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X