Amer Ghalib Jadi Wali Kota Muslim Pertama di Amerika Serikat

BBC
- Rabu, 17 November 2021 | 19:22 WIB
Amer Ghalib (FB/dok)
Amer Ghalib (FB/dok)

Para imigran sangat antusias untuk berpartisipasi dalam demokrasi, kata Jaczkowski. "Ini adalah hal yang sangat Amerika untuk dapat menyatukan orang".

Tetapi seperti halnya di seluruh negeri, debat budaya yang intens terjadi di kota itu.

Pada bulan Juni, ketika pemerintah kota menyetujui pengibaran bendera kebanggaan gay di depan balai kota, beberapa warga marah. Beberapa bendera yang tergantung di luar bisnis pribadi dan rumah dirobohkan, termasuk satu di luar toko pakaian vintage di pusat kota milik Majewski.

"Itu mengirimkan pesan yang sangat mengkhawatirkan kepada orang-orang," katanya.

Baca Juga: Peringati HUT Ke-50 Korpri, Taj Yasin Ingatkan ASN Jangan Korupsi

Kemudian, warga lainnya prihatin dengan kurangnya partisipasi politik perempuan dalam komunitas Muslim konservatif.

Seperti pada malam pemilihan, Ghalib sebagai wali kota terpilih, dikelilingi oleh kerumunan warga Yaman-Amerika yang gembira dalam pesta pascapemilihan - menyajikan baklava dan kebab. Lebih dari 100 pendukung ada di sana, semuanya laki-laki.

Perempuan berpartisipasi dalam kampanyenya, "tetapi pemisahan jenis kelamin tetap tradisional, bahkan ketika ditantang oleh generasi muda yang telah menjadi lebih "Amerika", kata Ghalib.

Hamtramck juga menghadapi tantangan yang sama dengan kota-kota kawasan Rust Belt, mulai dari infrastruktur yang rusak hingga peluang ekonomi yang terbatas. Rust Belt mencakup Indiana, Illinois, Michigan, Missouri, New York, Ohio, Pennsylvania, West Virginia, dan Wisconsin yang mengalami penurunan industri pada era 1980an.

Hujan lebat selama musim panas membanjiri selokan kota dan banyak rumah. Tingkat timbal yang tinggi ditemukan dalam sampel air minum kota, yang menarik perhatian nasional.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Serbia: Djokovic dapat Informasi Menyesatkan

Senin, 17 Januari 2022 | 18:18 WIB

Kazakhstan Bergejolak, Dipicu Kenaikan Bahan Bakar

Sabtu, 8 Januari 2022 | 17:32 WIB
X