COVID-19 Varian Delta Muncul di Australia, Jadi Penyebab Kehancuran di India

- Jumat, 4 Juni 2021 | 14:38 WIB
Covid-19 (Ilustrasi Istimewa)
Covid-19 (Ilustrasi Istimewa)


SYDNEY, suaramerdeka.com - Otoritas negara bagian Victoria Australia telah mendeteksi untuk pertama kalinya varian virus COVID-19 Delta di antara infeksi dalam wabah virus terbaru di ibu kota negara bagian, Melbourne.

"Varian itu adalah varian Delta, sekarang terkenal di India dan semakin banyak ditemukan di Inggris. Ini adalah varian yang menjadi perhatian signifikan," kata Kepala Petugas Kesehatan negara bagian Victoria Brett Sutton kepada wartawan di Melbourne, dilansir dari Antara, Kamis (3/6).

Varian baru tersebut belum dikaitkan dengan kasus infeksi COVID-19 berurutan di seluruh Australia dari karantina hotel atau di tempat lain.

Sejauh ini, dua kasus Victoria memiliki varian 'Delta', yang kemungkinan merupakan jenis yang menyebabkan gelombang terbaru COVID-19 yang menghancurkan di India.

Baca Juga: Batal Haji, Kemenag Jateng Gandeng Penyuluh Sosialisasikan dan Dampingi Calon Jamaah

"Ini adalah kekhawatiran bahwa itu tidak terkait dengan kasus lain tetapi kami mengejar semua kontak kasus utama itu ... dan mencari di mana itu mungkin diperoleh," kata Sutton.

Victoria, negara bagian terpadat kedua di Australia, sedang berjuang untuk menahan wabah terbarunya - 65 kasus sejak 24 Mei - setelah lebih dari tiga bulan tidak ada kasus.

Victoria memberlakukan pembatasan ketat pada pergerakan orang dan mematikan sebagian besar ekonominya.

Pemerintah telah mengaitkan semua kasus dengan satu pelancong yang dibebaskan dari karantina setelah dites negatif.

Baca Juga: Haji Ditiadakan, Jangan Risau, Ini Beberapa Ibadah yang Pahalanya Setara

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X