Serangan Tiga Bom Bunuh Diri Memakan Enam Korban di Uganda

- Rabu, 17 November 2021 | 14:10 WIB
Ilustrasi ledakan bom.  (ANTARA/Pixabay.com)
Ilustrasi ledakan bom. (ANTARA/Pixabay.com)

UGANDA, suaramerdeka.com - Tiga serangan bom bunuh diri di Kampala, ibu kota Uganda memakan enam korban, termasuk pelaku dan petugas kepolisian pada Selasa 16 November 2021. Puluhan lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan bom tersebut.

Juru Bicara Kepolisian Uganda, Fred Enanga menyebutkan, sebanyak enam orang tewas dalam ledakan tersebut, termasuk petugas kepolisian.

Satu pelaku bom bunuh diri yang mengenakan ransel meledakkan diri di dekat pos pemeriksaan kantor polisi dan menewaskan dua orang.

Baca Juga: Begini Klarifikasi Adidas Singapura Usai Klaim Wayang Kulit Asli Malaysia

Serangan kedua dan ketiga berasal dari dua pelaku bom bunuh diri dengan sepeda motor di dekat gedung parlemen dan menewaskan satu orang.

Enanga mengatakan 33 orang mengalami luka-luka dan masih dalam perawatan di rumah sakit.

Lima orang di antaranya dalam kondisi kritis.

Baca Juga: Adidas Diserang Warganet, Sebut Wayang Kulit Identitas Budaya Malaysia

Intelijen Uganda menuding Pasukan Demokratik Sekutu (ADF) sebagai pelaku bom bunuh diri tersebut.

ADF yang juga berafiliasi dengan ISIS ini didirikan oleh Muslim Uganda dan berbasis di Kongo.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Serbia: Djokovic dapat Informasi Menyesatkan

Senin, 17 Januari 2022 | 18:18 WIB

Kazakhstan Bergejolak, Dipicu Kenaikan Bahan Bakar

Sabtu, 8 Januari 2022 | 17:32 WIB
X