Pertemuan KBRI Den Haag dan Indonesianis Asing, Cari Masukan Peningkatan Kerja Sama Pendidikan

- Kamis, 11 November 2021 | 10:00 WIB
Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda, Mayerfas dalam pertemuan KBRI Den Haag dengan Indonesianis asing. (suaramerdeka.com / dok)
Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda, Mayerfas dalam pertemuan KBRI Den Haag dengan Indonesianis asing. (suaramerdeka.com / dok)

DEN HAAG, suaramerdeka.com - Kedutaan Besar RI di Den Haag atau KBRI Den Haag mengadakan pertemuan dengan para Indonesianis di Belanda pada tanggal 9 November 2021.

Pertemuan ini KBRI Den Haag dengan Indonesianis dihadiri 17 ahli Indonesia dari berbagai perguruan tinggi, seperti Leiden University, Groningen University, KITLV, dan Universitas Amsterdam.

Pertemuan ini digelar KBRI Den Haag bertujuan untuk mendapatkan masukan dari para Indonesianis tentang peningkatan kerja sama pendidikan dan kebudayaan antara Indonesia dan Belanda.

Pertemuan dibuka Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda, Mayerfas yang dalam sambutannya memaparkan kerja sama bidang pendidikan dan kebudayaan, dalam kerangka beberapa program, seperti SPIN (Scientific Programs Indonesia-Netherlands), Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Baca Juga: Tim Dosen Undip Dukung Produk Olahan UMKM Eksis di Era Pandemi

Selanjutnya adalah Indonesia International Students Mobility Award (IISMA), dan revitalisasi pendidikan vokasi.

Di bidang kebudayaan, Duta Besar Mayerfas menyebut beberapa kerja sama antarmuseum seperti pengembalian benda-benda bersejarah dan pameran bersama antara Rijksmuseum Amsterdam dan Museum Nasional tahun 2022.

Duta Besar Mayerfas menyampaikan aprisesiasi yang setinggi-tingginya kepada para Indonesianis yang atas kontribusinya, baik secara langsung maupun tidak langsung, pada penguatan diplomasi kedua negara.

"Melalui hasil riset, para Indonesianis telah membantu kedua pemerintah kedua negara untuk saling memahami dengan lebih baik persoalan-persoalan politik, ekonomi, budaya,” kata Duta Besar Mayerfas.

Baca Juga: Layanan Chatbot PeduliLindungi Diluncurkan, Pengamanan Didesain Sesuai Verifikasi

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan berbagi pengalaman dari para Indonesianis yang dipandu Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Din Wahid.

Pertemuan Indonesianis ini telah direncanakan sejak lama, tetapi karena situasi Pandemi Covid-19, baru dapat dilaksanakan kemarin dengan protokol kesehatan sesuai kebijakan terbaru Pemerintah Belanda.

Kegiatan ditutup dengan makan siang khas Indonesia dan ada apresiasi para peserta terhadap inisiatif KBRI.

Selain sebagai sarana berbagi pandangan, pertemuan ini juga menjadi pelepas rindu para Indonesianis di Belanda.***

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X