Hari Sumpah Pemuda, KBRI Den Haag Gelar Webinar 'What is Indonesia"

- Jumat, 30 Oktober 2020 | 11:00 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

DEN HAAG, suaramerdeka.com - KBRI Den Haag bekerja sama dengan organisasi diaspora Stichting Hibiscus dan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia menggelar Webinar bertajuk “What is Indonesia” dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.

“Dengan mengingatkan kembali arti penting Sumpah Pemuda, webinar ini diharapkan dapat membangkitkan semangat persatuan. Terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti ini, di mana kondisi mental dan emosi mudah terpancing dengan berita yang belum tentu benar,” ucap KUAI KBRI Den Haag, Fikry Casidy dalam pembukaan kegiatan.

Selain memaknai arti Sumpah Pemuda, webinar ini juga membahas tentang perjalanan sejarah hingga akhirnya Sumpah Pemuda dideklarasikan pada 28 Oktober 1928. Antropolog Frieda Amran membawa peserta kembali ke 92 tahun lalu untuk mengenang betapa kerasnya perjuangan para pendahulu bangsa mempersatukan nusantara.

Webinar yang diikuti tidak kurang dari 175 peserta itu ditutup dengan paparan dari pendiri Sekolah Victory Plus Bekasi, Yunita Ries Sunarti yang menekankan pentingnya pendidikan kebangsaan dan pembinaan karakter sejak usia dini sebagai fondasi untuk membangun dunia yang damai dan lebih baik.

Fikry, Dekan FIB UI, Dr. Adrianus Waworuntu menyampaikan arti penting Sumpah Pemuda sebagai pengingat akan kebersamaan putra putri bangsa untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang inklusif dan bermartabat.

Wakil Dubes RI di Moskow, Azis Nurwahyudi dalam paparannya menuturkan, tentunya semangat tersebut harus diikuti kesadaran untuk senantiasa menjaga apa yang menjadi warisan leluhur bangsa. Seni dan budaya yang telah diwariskan nenek moyang bangsa Indonesia mengandung nilai-nilai pemersatu bangsa yang tidak boleh dilupakan apalagi ditelantarkan.

“Budaya dan keragaman yang dimiliki bangsa Indonesia justru menjadi pemersatu bangsa di bawah naungan Pancasila”, ucap Prof. Melani Budianta. “Indonesia yang memiliki Pancasila sebagai dasar negara  mampu menyatukan berbagai macam suku, agama dan budaya. Dan Semangat Sumpah Pemuda menjadikan kita menerima perbedaan sebagai suatu anugerah dari Sang Pencipta,” lanjutnya.

Editor: Andika

Tags

Terkini

Arab Saudi Umumkan Aturan Umrah Bagi Jamaah Luar Negeri

Selasa, 30 November 2021 | 15:09 WIB

Arab Saudi Izinkan 6 Negara Masuk, Termasuk Indonesia

Jumat, 26 November 2021 | 12:39 WIB
X