Akibat Lalai Tangani Covid 19, Presiden Brazil Jair Bolsonaro Didakwa Pembunuhan

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:10 WIB
Presiden Brazil Jair Bolsonaro. (foto: istimewa)
Presiden Brazil Jair Bolsonaro. (foto: istimewa)

BRAZIL, suaramerdeka.com - Presiden Brazil Jair Bolsonaro mendapat rekomendasi dakwaan pembunuhan massal atas kelalaiannya dalam menangani Covid-19.

Akibat dari tidak becusnya penanganan pandemi Covid-19, saat ini Brazil menjadi negara ketiga dengan infeksi corona terbanyak di dunia dengan 21,6 juta kasus dan negara kedua di dunia dengan tingkat kematian akibat corona terbanyak yaitu 604 ribu kematian.

Dakwaan tersebut merupakan rekomendasi dari para senator Brazil yang memimpin penyelidikan terhadap penangan pandemi Covid-19.

Baca Juga: Perkuat Dampak Perubahan Iklim, Indonesia Komitmen Dorong Kerja Sama dengan Uni Eropa

Berdasarkan dokumen senat yang bocor, Bolsonaro mendapat ancaman 13 dakwaan kriminal termasuk upaya genosida penduduk asli Brazil, pelanggaran tindak sanitasi dan penipuan.

Senator juga berencana memberikan dakwaan kepada 69 orang di dalam pemerintahan Bolsonaro termasuk tiga putra presiden dan pejabat pemerintah baik yang masih aktif atau sudah tidak menjabat.

Dokumen setebal 1.200 halaman tersebut dipersiapkan oleh Senator Renan Calheiros dari oposis pemerintah Brazil untuk komisi senat yang menyelidiki Bolsonaro.

Baca Juga: Arab Saudi Masih Terapkan Pembatasan Perlintasan Orang Asing, Ini Penjelasan KJRI

Dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa Bolsonaro dan pemerintahannya membiarkan virus corona menyebar dengan sengaja agar mencapai herd immunity atau kekebalan alami di kalangan masyarakat.

Dilansir dari Reuters dan New York Times, Rabu, 20 Oktober 2021, Bolsonaro menolak penyelidikan tersebut dan menyebutnya didasari motif politik menjelang pemilu tahun depan.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arab Saudi Umumkan Aturan Umrah Bagi Jamaah Luar Negeri

Selasa, 30 November 2021 | 15:09 WIB

Arab Saudi Izinkan 6 Negara Masuk, Termasuk Indonesia

Jumat, 26 November 2021 | 12:39 WIB
X