Ilmuwan China Identifikasi Virus Flu Baru yang Dibawa Babi

- Selasa, 30 Juni 2020 | 08:15 WIB
Ilmuwan China Identifikasi Virus Flu Baru yang Dibawa Babi
Ilmuwan China Identifikasi Virus Flu Baru yang Dibawa Babi

CHINA, suaramerdeka.com - Ilmuwan China identifikasi virus flu baru yang dibawa babi. Virus ini dapat menjangkiti manusia. Para ilmuwan khawatir, virus itu bisa bermutasi lebih jauh dan bisa menjadi wabah penyakit sedunua.

Meski temuan ini bukan masalah darurat, menurut para ilmuwan, virus tersebut punya "semua tanda" untuk menular ke manusia sehingga perlu diawasi ketat. Karena virus ini baru, hanya sedikit manusia atau bahkan tidak ada manusia yang kebal terhadapnya.

Virus baru yang bisa menyebabkan wabah adalah ancaman teratas dan dipantau oleh para ahli. Bahkan ketika seluruh dunia sedang mencoba mengakhiri pandemi virus corona.

Pandemi flu terakhir yang dihadapi khalayak dunia adalah wabah flu babi yang bermula di Meksiko pada 2009, kurang mematikan dari dugaan awal. Salah satu penyebab utamanya, banyak orang-orang tua memiliki kekebalan terhadapnya. Mungkin karena virus tersebut mirip dengan virus flu yang beredar bertahun-tahun sebelumnya.

Virus tersebut, yang disebut A/H1N1pdm09, kini dapat dilawan dengan vaksin flu tahunan guna memastikan masyarakat terlindungi. Virus flu yang diidentifikasi di China, mirip dengan flu babi pada 2009, namun dengan beberapa perubahan baru.

Sejauh ini, virus tersebut belum menimbulkan ancaman besar, namun menurut Prof Kin-Chow Chang dan kolega-koleganya yang tengah menelitinya, virus itu patut diawasi. Virus itu, yang disebut G4 EA H1N1 oleh para ilmuwan, bisa tumbuh dan berkembang pada sel-sel di dalam saluran pernapasan manusia.

 

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Langgar HAM, Kuba Mendapat Sanksi dari AS

Sabtu, 24 Juli 2021 | 14:59 WIB

Tiongkok Tolak Politisasi Penelitian Covid-19

Kamis, 22 Juli 2021 | 16:35 WIB
X