Bom Bunuh Diri di Masjid Afghanistan, Pengamat: Bersyukur Indonesia Punya Densus 88

- Sabtu, 9 Oktober 2021 | 13:37 WIB
Jammah di dalam masjid Afghanistan usai ledakan bom bunuh diri. (foto: pikiran rakyat)
Jammah di dalam masjid Afghanistan usai ledakan bom bunuh diri. (foto: pikiran rakyat)

SURABAYA, suaramerdeka.com - Kasus ledakan bom yang terjadi di Masjid Afghanistan mendapat sorotan dari pengamat Guru Besar Fisip Uniar, Henry Subiakto.

Menurut Henry Subiakto, ledakan bom di masjid Afghanistan membuktikan bukti jika suatu negara dalam kondisi lemah terlebih.

Apalagi Afghanistan baru saja jatuh ke tangan Taliban.

Baca Juga: Tingkatkan Vaksinasi, Kemenkes Diminta DPR Segera Kirim Pasokan Vaksin ke Papua Barat

Henry Subiakto mengatakan, kita bersyukur bahwa Indonesia punya Densus 88.

"Kita bersyukur punya Densus 88 yg bisa mencegah bnyk kejadian spt ini, " kata Henry Subiakto, seperti yang dikutip suaramerdeka.com dari pikiran-rakyat.com, sabtu, 9 Oktober 2021.

Menurutnya, kaum radikal merajalela yang tak segan menyerang hingga membunuh targetnya.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 7 Bogor Tengah Dikaji, Seluruh Kepala Sekolah Dikumpulkan

Termasuk jika harus dilakukan di tempat ibadah.

Inilah keadaan jika negara lemah, kaum radikal merajalela saling serang dan membunuh termasuk di tempat ibadah.

Artikel ini telah dimuat di pikiran-rakyat.com dengan judul: Kontra Narasi Fadli Zon Soal Densus 88, Henry Subiakto Singgung Bom Bunuh Diri di Masjid Afghanistan

 

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Terkini

Arab Saudi Umumkan Aturan Umrah Bagi Jamaah Luar Negeri

Selasa, 30 November 2021 | 15:09 WIB

Arab Saudi Izinkan 6 Negara Masuk, Termasuk Indonesia

Jumat, 26 November 2021 | 12:39 WIB
X