Hadiri Parlemen G20, Puan Ingatkan Global Vaccination Road Map

- Sabtu, 9 Oktober 2021 | 11:50 WIB
Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani dalam forum Seventh Group of 20 (G20) Parliamentary Speakers’ Summit (P20) di Gedung Senat Italia, Roma (dpr.go.id)
Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani dalam forum Seventh Group of 20 (G20) Parliamentary Speakers’ Summit (P20) di Gedung Senat Italia, Roma (dpr.go.id)

ROMA, suaramerdeka.com - Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan perihal global vaccination road map sebagai upaya keluar dari pandemi Covid-19.

Hal ini diungkapkan Puan Maharani saat menghadiri Seventh Group of 20 (G20) Parlementary Speakers Summit atau Parlemen G20 (P20) di Italia pada Kamis 7 Oktober 2021 lalu.

Dilansir dari laman resmi DPR dpr.go.id, Puan Maharani menjelaskan perihal dampak pandemi Covid-19 yang menimbulkan krisis kemanusiaan.

Akibat Covid-19, tercatat selama tahun 2020 sebanyak 225 juta orang telah kehilangan pekerjaan dan 124 juta orang kembali ke kemiskinan.

Baca Juga: Anggota PHRI Purbalingga Terima Sertifikat CHSE, Dikeluarkan LSU Jateng

Oleh karena ini, Puan Maharani menyampaikan sejumlah hal yang dapat P20 lakukan untuk mengangkat beban sosial dan menciptakan pekerjaan, mengingat pandemi covid-19 telah menyebabkan krisis kemanusiaan, banyak orang kehilangan pekerjaan dan kembali ke kemiskinan.

Dalam upaya mengakhiri pandemi Covid-19, Puan menganjurkan untuk memperkuat laju pemulihan pandemi dengan mempercepat vaksinasi global.

“Penanganan kesehatan adalah kunci pemulihan. Dunia memerlukan Rencana Global mengakhiri pandemi, termasuk global vaccination road map untuk mencapai distribusi vaksin secara adil dan merata,” ungkapnya.

Baca Juga: Festival Kebudayaan Jawa, Momentum Apresiasi Eksistensi dan Peran Budaya

Ketua DPR Indonesia menjelaskan langkah-langkah terkait global vaccination road map yakni, pertama, dengan mendukung dose-sharing, kemudian dilanjutkan dengan meningkatkan dan diversifikasi produksi vaksin global, mendukung transfer teknologi, pengecualian hak kekayaan intelektual, dan menghapuskan diskriminasi vaksin.

Menurut Puan Maharani, P20 mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang kuat dan seimbang sebagai langkah kedua guna mengangkat beban sosial akibat pandemi Covid-19.
Menurutnya dengan pertumbuhan ekonomi yang positif akan membuka kembali lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran.

Selain itu Puan mendorong masyarakat internasional untuk memberikan dukungan kepada negara berkembang dalam mengatasi dampak sosial pandemi.

“Parlemen dapat mempengaruhi posisi internasional negara-negara dan mendorong pemerintah untuk mengembangkan solidaritas global dan saling percaya antar negara ketimbang penyelesaian unilateral,” kata Puan.

Puan pun mengajak negara-negara G20 melalui forum P20 untuk meningkatkan kemitraan global dan memperkuat multilateralisme agar bisa bisa membantu menyelesaikan masalah global dampak pandemi Covid-19.

“Saya ingin tegaskan bahwa hanya dengan kemitraan global kita dapat bersama mengakhiri pandemi, termasuk menyelesaikan krisis sosial dan ketenagakerjaan,” Tegas Puan.

Diskusi yang mengangkat tema ‘Response to the Social and Employment Crisis caused by the Pandemic’ ini dibuka Perdana Menteri Italia di Palazzo Madama, Gedung Senat Italia di Roma dan dihadiri para Ketua Parlemen negara-negara anggota G20. (mg2)***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arab Saudi Umumkan Aturan Umrah Bagi Jamaah Luar Negeri

Selasa, 30 November 2021 | 15:09 WIB

Arab Saudi Izinkan 6 Negara Masuk, Termasuk Indonesia

Jumat, 26 November 2021 | 12:39 WIB

Dihantam Gelombang 4 Covid-19, Austria Lockdown Total

Senin, 22 November 2021 | 16:15 WIB
X