Pandora Papers Gegerkan Dunia Keuangan, Ini Penjelasannya

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 12:17 WIB
Pandora Papers
Pandora Papers

JAKARTA, suaramerdeka.com – Awal pekan ini, dunia keuangan digegerkan dengan Pandora Papers.

Pandora Papers adalah dokumen finansial rahasia kesepakatan bisnis dan kepemilikan perusahan negara suaka pajak.

Pandora Papers merupakan dokumen mengenai kebocoran data terbesar sepanjang sejarah dari surga pajak dan kolaborasi jurnalistik terbesar.

Hasil penyelidikan mengungkapkan terdapat lebih dari 330 kesepakatan rahasia dan aset tersembunyi dari politisi dan pejabat publik tingkat tinggi di lebih dari 90 wilayah termasuk 35 pemimpin negara.

Baca Juga: Pemerintah Dorong UMKM Perempuan untuk Bangkit, Tangguh, dan Naik Kelas

Dokumen Pandora Papers berasal dari perusahaan yang disewa suatu klien kaya untuk membuat struktur lepas pantai dan perwalian di surga pajak.

Pemimpin negara yang teridentifikasi dalam kebocoran dokumen tersebut bersikap defensif.
Politisi dan pemimpin negara yang urusan rahasianya terungkap dalam Pandora Papers menghadapi kritik dan peningkatan pengawasan.

Akan tetapi lebih banyak pemerintah di seluruh dunia yang menjanjikan penyelidikan setelah terjadi kebocoran lepas pantai terbesar itu.

Ratusan nama yang tercantum dalam Pandora Papers merupakan orang-orang terkemuka dunia.

Baca Juga: Lima Permainan di Squid Game Ini Hampir Sama dengan di Indonesia, Apa Saja?

Mulai dari Presiden Chile hingga Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Presiden Chile Sebastián Piñera salah satu dari tiga kepala negara yang berkaitan dengan Pandora Papers menggelar konferensi pers pada hari Senin 4 Oktober 2021 di istana kepresidenannya.

Konferensi pers tersebut membahas pelaporan kesepakatan bisnis kontroversial yang telah diekspose penyelidikan.

Ia membantah konflik kepentingan dan mengatakan informasi tersebut sudah menjadi milik publik.

Baca Juga: Boros Pangan, Produksi Beras Sleman Terancam Defisit

Dalam sebuah pernyataan, Presiden Kenya Uhuru Kenyatta mengatakan dia akan membahas Pandora Paper setelah kembali dari kunjungannya ke luar negeri.

Kenyatta dan keluarganya tidak menanggapi lebih dari selusin email, panggilan telepon dan pesan WhatsApp sebelum publikasi Pandora Papers yang mengungkapkan kepemilikan lepas pantai keluarganya yang luas.

Di antara banyak pejabat yang telah berkomentar, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leven mengutuk praktik yang diekspos Pandora Paper.

Ia mengatakan bahwa Uni Eropa harus bisa berbuat lebih banyak untuk memerangi penghindaran pajak dan perencaan pajak yang agresif.

Sekretaris pers Presiden AS Joe Biden mengatakan kepada wartawan bahwa Gedung Putih telah membaca laporan Pandora Papers dan Presiden telah berkomitmen untuk meningkatkan perang AS melawan kejahatan keuangan.

Selain politisi dan pemimpin dunia yang terungkap dalam Pandora Papers, terdapat beberapa selebritas internasional antara lain, Shakira, supermodel asal Jerman Claudia Schiffer, dan legenda cricket India, Sachin Tendulkar.

Pandora Papers juga mengungkap Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan berkaitan dengan perusahaan Petrocapital S.A dari Republik Panama.

Jodi Mahardi, Juru Bicara Menkomarves menjelaskan Petrocapital S.A adalah perusahaan yang didirikan atas dasar hukum Panama.

Perusahaan yang memiliki modal setor senilai 5 juta dolar Amerika tersebut didirikan tahun 2006 olehh Edgrdo E. Dia dan Fernando A. Gil. Salah satu bidang usahanya adalah minyak dan gas bumi.

Jodi mengatakan bahwa Luhut sempat menjabat sebagai Direktur Utama Petrocapital S.A dari 2007 hingga 2010.

Tetapi karena terdapat berbagai macam kendala yang berkaitan dengan geografis, budaya dan investasi, Luhut memutuskan untuk mengundurkan diri dari Petrocapital S.A.

Pandora Papers adalah dokumen investigasi wartawan-wartawan ICIJ yang mengungkapkan cara kerja dunia keuangan bayangan.

Dokumen tesebut mengungkap beberapa orang terkaya dan berkuasa di dunia yang menyembunyikan kekayaan mereka dan membayar sedikit atau tanpa pajak sama sekali.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arab Saudi Umumkan Aturan Umrah Bagi Jamaah Luar Negeri

Selasa, 30 November 2021 | 15:09 WIB

Arab Saudi Izinkan 6 Negara Masuk, Termasuk Indonesia

Jumat, 26 November 2021 | 12:39 WIB
X