Pandora Papers Gegerkan Dunia Keuangan, Ini Penjelasannya

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 12:17 WIB
Pandora Papers
Pandora Papers

Mulai dari Presiden Chile hingga Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Presiden Chile Sebastián Piñera salah satu dari tiga kepala negara yang berkaitan dengan Pandora Papers menggelar konferensi pers pada hari Senin 4 Oktober 2021 di istana kepresidenannya.

Konferensi pers tersebut membahas pelaporan kesepakatan bisnis kontroversial yang telah diekspose penyelidikan.

Ia membantah konflik kepentingan dan mengatakan informasi tersebut sudah menjadi milik publik.

Baca Juga: Boros Pangan, Produksi Beras Sleman Terancam Defisit

Dalam sebuah pernyataan, Presiden Kenya Uhuru Kenyatta mengatakan dia akan membahas Pandora Paper setelah kembali dari kunjungannya ke luar negeri.

Kenyatta dan keluarganya tidak menanggapi lebih dari selusin email, panggilan telepon dan pesan WhatsApp sebelum publikasi Pandora Papers yang mengungkapkan kepemilikan lepas pantai keluarganya yang luas.

Di antara banyak pejabat yang telah berkomentar, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leven mengutuk praktik yang diekspos Pandora Paper.

Ia mengatakan bahwa Uni Eropa harus bisa berbuat lebih banyak untuk memerangi penghindaran pajak dan perencaan pajak yang agresif.

Sekretaris pers Presiden AS Joe Biden mengatakan kepada wartawan bahwa Gedung Putih telah membaca laporan Pandora Papers dan Presiden telah berkomitmen untuk meningkatkan perang AS melawan kejahatan keuangan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arab Saudi Umumkan Aturan Umrah Bagi Jamaah Luar Negeri

Selasa, 30 November 2021 | 15:09 WIB

Arab Saudi Izinkan 6 Negara Masuk, Termasuk Indonesia

Jumat, 26 November 2021 | 12:39 WIB

Dihantam Gelombang 4 Covid-19, Austria Lockdown Total

Senin, 22 November 2021 | 16:15 WIB
X