10 Persen Nakes di Afrika Baru Terima Vaksinasi Lengkap, WHO: Bekerja Tanpa Perlindungan Vaksin Berisiko

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 14:30 WIB
vaksinasi covid 19. (ilustrasi, pikiran rakyat)
vaksinasi covid 19. (ilustrasi, pikiran rakyat)

 

SUARAMERDEKA.COM - Vaksinasi di Benua Afrika terus diserukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Dewan Perawat Internasional (ICN).

Chief ICN, Howard Catton mengungkapkan, berdasarkan data yang masuk dari sembilan negara di Afrika, sekitar sepertiga petugas kesehatan masih menunggu dosis pertama vaksin. Selain itu, hanya sekitar 10% petugas kesehatan yang telah divaksinasi lengkap.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Dewan Perawat Internasional (ICN) menyerukan percepatan vaksinasi di benua Afrika. Saat ini hanya 15 dari 54 negara di Afrika yang memvaksinasi Covid-19 secara penuh hingga 10% dari populasi mereka.

"Ini adalah krisis kesehatan dan hak asasi manusia," kata Catton dikutip dari Reuters, Jumat (1/10).

Baca Juga: Peringati Hari Batik, Mahasiswa ISI Surakarta Gambar Puluhan Motif Bertema Pandemi

Perawat dan petugas kesehatan masih harus bekerja dengan risiko yang lebih tinggi, tanpa perlindungan vaksin.

Ironis, Afrika yang kesulitan mendapatkan vaksin pertama, bahkan untuk petugas kesehatannya, beberapa negara kaya justru sudah memberikan suntikan dosis ketiga (booster) dan vaksin kepada kelompok muda.

"Kami baru saja melihat seorang miliarder mengirim petugas kesehatan ke luar angkasa. Namun, di bumi ini, kami memiliki jutaan petugas kesehatan yang masih menunggu untuk divaksinasi," kata Catton.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Selamat! Putri Bill Gates Resmi Menikah Secara Islam

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:09 WIB
X