Wujudkan Transformasi Sistem Pangan Global, Ini 3 Strategi Pemerintah Indonesia

- Senin, 27 September 2021 | 09:00 WIB
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. Sm/dok. Bappenas
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. Sm/dok. Bappenas

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah Indonesia secara tegas berkomitmen untuk mendukung upaya bersama dalam mewujudkan transformasi sistem pangan global.

Komitemen mewujudkan sistem pangan global diungkapkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI, Suharso Monoarfa

“Untuk mempercepat upaya mencapai SDGs, Indonesia berkomitmen untuk dukung upaya bersama mewujudkan transformasi sistem pangan global”, tegas Suharso saat berbicara di forum United Nations Food System Summit (UN FSS) di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York, Amerika Serikat, pada 23-24 September 2021.

Dalam kaitan mewujudkan sistem pangan global, setidaknya terdapat tiga strategi utama yang menjadi prioritas bagi Pemerintah Indonesia.

Baca Juga: Program Kerja Prioritas, Hipmi Semarang Pastikan Akan Fokus Garap UMKM

Pertama, menciptakan sektor pertanian berkelanjutan yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

Kedua, memberikan dukungan khusus bagi petani skala kecil.

Ketiga, meningkatkan kerja sama internasional dan kemitraan multistakeholder.

Pertemuan UN FSS digagas Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sebagai bagian dari implementasi “Decade of Action for delivery on the SDGs by 2030”.

Baca Juga: Kasus Demam Berdarah Blora Merangkak Naik, Dinkes Ingatkan Warga Giatkan PSN

Pertemuan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap semakin banyaknya tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan SDGs, khususnya SDG 2 mengenai penghapusan kelaparan dan mengatasi malnutrisi.

Perubahan iklim dan pandemi juga semakin memperburuk situasi ketahanan pangan global.

Bahkan berdasarkan data Badan Pangan Dunia atau FAO, terdapat sekitar 720 hingga 811 juta orang di dunia menderita kelaparan pada 2020, atau lebih banyak 118 juta orang dibandingkan tahun 2019.

Komitmen Indonesia dalam mewujudkan transformasi sistem pangan juga diwujudkan melalui penyelenggaraaan dialog nasional dan subnasional, yang telah menghasilkan berbagai masukan substantif untuk terus memperbaiki tata kelola dalam sistem pangan nasional.

Pertemuan diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas sebagai National Convenor UN FSS.

Dalam kaitan itu, Indonesia menggarisbawahi pentingnya untuk menghindari pendekatan yang bersifat one-size-fits all dalam transformasi sistem pangan terutama mengingat tantangan yang berbeda-beda dan kompleks di setiap wilayah.

Melalui UN FSS, Indonesia berharap seluruh negara dapat bersama-sama mewujudkan upaya mengakhiri kelaparan dan kemiskinan global, serta membangun sistem pangan yang lebih berkelanjutan, adil, dan tangguh.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arab Saudi Umumkan Aturan Umrah Bagi Jamaah Luar Negeri

Selasa, 30 November 2021 | 15:09 WIB

Arab Saudi Izinkan 6 Negara Masuk, Termasuk Indonesia

Jumat, 26 November 2021 | 12:39 WIB
X