Wujudkan Transformasi Sistem Pangan Global, Ini 3 Strategi Pemerintah Indonesia

- Senin, 27 September 2021 | 09:00 WIB
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. Sm/dok. Bappenas
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. Sm/dok. Bappenas

Pertemuan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap semakin banyaknya tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan SDGs, khususnya SDG 2 mengenai penghapusan kelaparan dan mengatasi malnutrisi.

Perubahan iklim dan pandemi juga semakin memperburuk situasi ketahanan pangan global.

Bahkan berdasarkan data Badan Pangan Dunia atau FAO, terdapat sekitar 720 hingga 811 juta orang di dunia menderita kelaparan pada 2020, atau lebih banyak 118 juta orang dibandingkan tahun 2019.

Komitmen Indonesia dalam mewujudkan transformasi sistem pangan juga diwujudkan melalui penyelenggaraaan dialog nasional dan subnasional, yang telah menghasilkan berbagai masukan substantif untuk terus memperbaiki tata kelola dalam sistem pangan nasional.

Pertemuan diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas sebagai National Convenor UN FSS.

Dalam kaitan itu, Indonesia menggarisbawahi pentingnya untuk menghindari pendekatan yang bersifat one-size-fits all dalam transformasi sistem pangan terutama mengingat tantangan yang berbeda-beda dan kompleks di setiap wilayah.

Melalui UN FSS, Indonesia berharap seluruh negara dapat bersama-sama mewujudkan upaya mengakhiri kelaparan dan kemiskinan global, serta membangun sistem pangan yang lebih berkelanjutan, adil, dan tangguh.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arab Saudi Izinkan 6 Negara Masuk, Termasuk Indonesia

Jumat, 26 November 2021 | 12:39 WIB

Dihantam Gelombang 4 Covid-19, Austria Lockdown Total

Senin, 22 November 2021 | 16:15 WIB

Hari Pohon Sedunia, Menghormati Jasa J Sterling Morton

Minggu, 21 November 2021 | 13:05 WIB
X