IAEA Beri Penghargaan untuk Indonesia Atas Capaian Riset dan Pemanfaatan Teknologi Nukir

- Rabu, 22 September 2021 | 09:00 WIB
Duta Besar RI untuk PBB Darmansjah Djumala mewakili Organisasi Riset Tenaga Nuklir BRIN menerima pernghargaan IAE dan FAO yang disampaikan Dirjen IAEA Rafael Mariano Grossi, di Wina, Austria. (Humas BRIN)
Duta Besar RI untuk PBB Darmansjah Djumala mewakili Organisasi Riset Tenaga Nuklir BRIN menerima pernghargaan IAE dan FAO yang disampaikan Dirjen IAEA Rafael Mariano Grossi, di Wina, Austria. (Humas BRIN)

WINA, suaramerdeka.com - Badan Pangan Dunia atau FAO dan Badan Atom Dunia atau IAEA memberi outstanding achievement award kepada Indonesia melalui Organisasi Riset Tenaga Nuklir (sebelumnya bernama BATAN) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Penghargaan disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) IAEA Rafael Mariano Grossi kepada Duta Besar (Dubes) RI untuk PBB Darmansjah Djumala pada rangkaian persidangan IAEA General Conference ke-65, di Markas PBB Wina, Austria, Senin 20 September 2021.

Penghargaan ini diberikan IAEA atas capaian riset dan pemanfaatan teknologi nuklir di Indonesia melalui Organisasi Riset Tenaga Nuklir (ORTN) di bidang pemuliaan tanaman pangan.

Hingga saat ini, ORTN melalui teknologi nuklir telah menghasilkan 32 varietas padi, 12 varietas kedelai, tiga varietas sorgum, satu varietas gandum, satu varietas kacang tanah, dan satu varietas pisang.

Baca Juga: Teknologi Kian Berkembang, Video Mudahkan Pegiat Literasi Sampaikan Pesan

Seperti diungkapkan Dubes RI untuk PBB Darmansjah Djumala, Indonesia melalui kiprah para peneliti nuklir bidang pertanian, telah menunjukkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi nuklir untuk pengembangan varietas unggul tanaman pangan.

Hal ini yang berkontribusi signifikan pada penguatan ketahanan pangan nasional.

”Penghargaan ini menunjukkan bahwa program penguatan kapasitas SDM teknologi nuklir yang dirintis IAEA dan bersama FAO telah memberikan manfaat nyata pada penguatan kapasitas SDM peneliti Indonesia, termasuk aplikasi nuklir dalam bidang pangan,” ujar Djumala.

Selain itu, imbuh Djumala penghargaan ini juga menunjukkan bahwa Indonesia diakui dalam penguasaan teknologi nuklir untuk tujuan damai, serta menerapkannya untuk mendukung program pembangunan nasional.

Baca Juga: Satgas BLBI Terus Pulihkan Hak Negara, Sita dan Cairkan Harta Obligor

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X