Perempuan di Afghanistan Akhirnya Diizinkan Belajar dengan Syarat Kelassnya Terpisah

- Senin, 13 September 2021 | 16:53 WIB

KABUL, suaramerdeka.com - Menteri Pendidikan Tinggi Taliban Abdul Baqi Haqqani mengizinkan perempuan di Afghanistan untuk menuntut ilmu di jenjang perguruan tinggi.

Haqqani mengizinkan hal tersebut dikarenakan Afghanistan berusaha bangkit kembali setelah perang.

“Kami akan memulai membangun negara di atas apa yang ada saat ini” kata Haqqani dalam konferensi pers, Minggu 12 September 2021.

Namun perempuan yang ingin menuntut ilmu diharuskan berpakaian sesua syariat Islam yang berlaku.

Baca Juga: Dokter DP Campurkan Sperma ke Makanan Istri Temannya, Kena Pasal Kejahatan terhadap Kesopanan

Para siswi akan diajari oleh guru perempuan, dan ruang kelas siswi juga akan dipisahkan dengan ruang kelas siswa.

Masalah ilmu pendidikan bagi siswi merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan Taliban guna meyakinkan kepada dunia bahwa mereka telah berubah.

Taliban juga ingin menunjukan bahwa Taliban saat pertama kali menguasai Afghanistan pada 1990-an sudah berbeda dengan Taliban yang sekarang.

Di mana dulu perempuan dilarang untuk bersekolah dan bekerja di luar rumah. Namun peraturan ketat juga tetap diberlakukan oleh para petinggi Taliban.

Baca Juga: Satlantas Polres Temanggung Ajak Warga Bikin Vlog Keselamatan Berlalu Lintas

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Sumber: Antara

Terkini

X