Dikeluhkan Pembayaran Lelang Ikan di TPI Wonokerto Mundur Dua Hari

- Sabtu, 13 Oktober 2018 | 00:13 WIB
BERTEMU BUPATI : Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Bisri Romly ketika bertemu Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menyampaikan keluhan dari nelayan. (suaaramerdeka.com/Agus Setiawan)
BERTEMU BUPATI : Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Bisri Romly ketika bertemu Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menyampaikan keluhan dari nelayan. (suaaramerdeka.com/Agus Setiawan)

KAJEN, suaramerdeka.com - Pembayaran lelang ikan di TPI Wonokerto yang tak dibayar pada hari pelaksanaan lelang dikeluhkan oleh sejumlah nelayan. Keluhan itu disampaikan kepada sejumlah nelayan kepada Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Bisri Romly.

Permasalahan itu disampaikan Anggota DPR RI dar Fraksi PKB Bisri Romly, ketika melakukan kunjungan dapil di Rumah Dinas Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, baru-baru ini. Menurutnya, ada seorang juru mudi kapal penangkapan ikan asal Wonokerto yang mengeluhkan pembayaran hasil lelang ikan harus menunggu dua hari setelah pelaksanaan lelang.

"Ada yang nelayan yang mengeluhkan lelang di TPI Wonokerto pembayaran kepada nelayan tidak di hari pelaksanaan  melainkan harus menunggu dua hari setelah lelang," kata Anggota DPR RI Bisri Romly di hadapan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi yang didampingi pejabat teras Pemkab Pekalongan.

Menurutnya, persoalan manajemen tata kelola yang saat ini dikeluhkan nelayan harus disampaikan kepada Bupati Pekalongan selaku pemimpin daerah, sehingga diharapkan bupati bisa mengambil kebijakan untuk bisa menggairahkan kembali pelelangan ikan di TPI Wonokerto.

Wilayah Kabupaten Pekalongan selain memiliki potensi di dunia pertanian, jasa perdagangan juga potensi perikanannya cukup luar biasa lantaran terdapat dua TPI yaitu di Wonokerto dan Jambean, Kecamatan Wonokerto.

Kabid Perikanan Budidaya, pada Dinas Kelautan dan Perikanan, Chaeron menyampaikan, pelaksanaan pembayaran lelang di TPI yang harus mundur dua hari emang sudah menjadi perhatian dinasnya. Menurut dia, kondisi tersebut juga dikeluhkan oleh para pedagang ikan peserta lelang. 

"Dinas kami sudah mengusulkan agar untuk kelancaran pembayaran lelang ada dana talangan," katanya.

Sementara itu, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menyampaikan, sehubungan TPI Wonokerto yang menjadi pokok persoalan itu apakah tata kelola manajemennya atau personel pengelolanya. Hal tersebut perlu dicari akar persoalannya seperti apa, sehingga memudahkan dalam penanganan masalah di sana.

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

PPKM Level 3 Batal, DIY Tetap Perketat Pengawasan

Rabu, 8 Desember 2021 | 10:36 WIB

PKS: Kitab Kuning Pondasi Pembangunan Peradaban

Senin, 6 Desember 2021 | 12:03 WIB

Komunitas Save Pekalongan Bantu Warga Terdampak Rob

Senin, 6 Desember 2021 | 09:12 WIB
X