Pelatih Timnas Malaysia Ikuti Kursus di Jogja

- Rabu, 4 April 2018 | 20:57 WIB
Foto: espnfc.com
Foto: espnfc.com

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pelatih timnas U-23 Malaysia, Ong Kim Swee tertarik mengikuti kursus di Indonesia. Kursus yang akan diikuti adalah kursus lisensi Pro AFC yang berlokasi di Yogyakarta, mulai 14-20 April mendatang. Bahkan Ong tak sendirian, tapi bersama rekannya dari Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), yakni Adam bin Abdullah dan Elavaran. Selain trio Malaysia itu ada juga pelatih asal Jepang, Fujiwara.

Kursus pelatih Pro AFC adalah kursus level tertinggi lisensinya di tingkat Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Untuk Indonesia saat ini belum ada satu pun pelatih yang mengantongi sertifikat Pro AFC. Kursus ini dilakukan sebagai persiapan salah satu persyaratan dari AFC bahwa nantinya pada tahun 2020 setiap pelatih di kompetisi profesional level teratas harus memiliki lisensi Pro AFC.

Direktur Teknik PSSI, Danurwindo mengatakan, kursus nanti menjadi sejarah bagi Indonesia dan PSSI karena pertama kalinya menggelar kursus Pro AFC dan memiliki pelatih dengan lisensi tersebut. "Kursus pelatih Pro AFC yang kami laksanakan nanti adalah modul 1 dari total 7 modul yang ada dan ini bisa berlangsung hampir satu tahun lamanya,” ujar Danur, Rabu (4/4).

Dia mengatakan, kursus Pro AFC akan diramaikan 24 pelatih. Salah satu syarat untuk mengikuti kursus ini yakni harus memiliki lisensi A AFC dan empat tahun terakhir aktif menangani tim profesional. "Nama-nama pelatih yang ikut kursus Pro AFC juga harus mendapat rekomendasi dari PSSI dan AFC," jelasnya.

Kursus pelatih Pro AFC nantinya akan dipimpin instruktur AFC dari Kuwait, Bader A. SH Ahmad. Adapun pelatih Indonesia yang mendapat rekomendasi PSSI, yaitu Djajang Nurjaman (PSMS Medan), Bambang Nurdiansyah, Aji Santoso (Persela Lamongan), Wolfgang Pikal, Rudy Eka Priyambada (PS Tira), Joko Susilo (Arema FC), Liestiadi  (Celebest FC), Hanafing, Tony Ho (Persipura), Emral Abus.

Lalu, Rachmad Darmawan (Sriwijaya FC), Iwan Setiawan, Nil Maizar, Indra Sjafri, Widodo C Putro (Bali United), Yeyen Tumena (Bhayangkara FC), Mundari Karya, Yunan Helmi (Barito Putera), Syafrianto Rusli (Semen Padang FC) dan Seto Nurdiantara (PSS Sleman). “Harapannya nanti adalah lulusan pelatih lokal kita ini bisa melatih klub-klub yang ada di luar Indonesia,” kata Danur.

Editor: Andika

Terkini

X