• KANAL BERITA

BACS Terobsesi Bangkitkan Kejayaan Atletik Salatiga

MEDALI: Para atlet Bouroq Athletic Club Salatiga (BACS) dan orang tua mereka berfoto  di Stadion Kridanggo menunjukkan medali yang diraih dari berbagai kejuaraan.  (suaramerdeka.com / Moch Kundori)
MEDALI: Para atlet Bouroq Athletic Club Salatiga (BACS) dan orang tua mereka berfoto di Stadion Kridanggo menunjukkan medali yang diraih dari berbagai kejuaraan. (suaramerdeka.com / Moch Kundori)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Bouroq Athletic Club Salatiga (BACS) adalah satu di antara sepuluh klub yang eksis membina olahraga atletik di Salatiga. Belakangan klub ini mampu mencatatkan prestasi khususnya di kelompok yunior. Di antaranya, masuk tiga besar juara umum  dalam  kejuaraan atletik kelompok usia di Cepu Blora pada 4 Januari 2020 yang diselenggarakan PASI Jateng. Kemudian menduduki peringkat empat di Kejuaraan Bahurekso Cup VII di Kendal pada September 2019.

Untuk tingkat perorangan, anak-anak asuhan BACS ini juga mencatatkan prestasi membanggakan. Di antaranya meraih emas  nomor  lari 80  meter  putri atas nama  Pasya Irenne Putri yang diukir pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng tingkat SD tahun 2019.

Pada ajang yang sama, anak-anak BACS juga menyumbangkan  perunggu estafet 5 x 80 meter  putri (Pasya, Elysia, Madya, Putri, Kirana) untuk Kota Salatiga. Kemudian di ajang Popda  SMA Jateng 2019,  juga menyumbangkan perunggu di nomor  lari 800 meter dan lari 5.000 meter yang dipersembahkan Sivana Nida Nahara.

Ketua BACS, Fatimah, mengatakan, prestasi-prestasi yang diraih anak asuhnya menjadi pelecut semangat untuk terus berlatih guna mempersembahkan prestasi-prestasi lagi. Jumlah atlet keseluruhan  yang dibina di BACS mencapai 34 atlet. Dari jumlah itu, yang aktif latihan sekitar 22 atlet. Mereka berlatih dengan spesialisasi lari jarak pendek, menengah, dan jauh.

"Anak-anak latihan setiap hari pagi dan sore. Latihan pagi dilakukan di jalan-jalan Lingkungan Salatiga.  Sedangkan sore hari latihan di lintasan atletik Stadion Kridanggo. Setiap anak yang berlatih di sini gratis," kata Kepala SD Salatiga 5 ini.

Fatimah mengaku bersyukur atas dukungan para orang tua anak. Bahkan mereka membentuk paguyban dengan ketua semua ayah dari anak-anak yang berlatih di BACS itu. Sebab tidak mudah di era sekarang ini mengajak anak untuk menekuni olahraga di tengah maraknya teknologi informasi. Kecenderungan anak-anak sekarang disibukkan bermain gawai (gedged). Tetapi para orang tua itu mendukung anak-anaknya berlatih atletik.

Selain memacu anak untuk berprestasi, Fatimah juga menekankan pentingnya pembentukan karakter, budi pekerti, serta akhlak yang baik terhadap semua anak yang berlatih di klubnya. "Saya salut kepada orang tua ini. Mereka mampu menyadarkan anak-anakya berlatih olahraga seperti atletik. Bahkan para orang tua itu bisa bertindak sebagai pelatih saat di lapangan dengan program-program yang telah kami susun," tuturnya.

Fatimah optimistis, dengan semangat anak, didukung orang tua seperti ini, ke depan bisa mengembalikan kejayaan atletik Salatiga yang mampu berprestasi internasional.

Dukungan Pemkot Salatiga terhadap kemajuan atletik di salatiga dinilainya juga cukup baik.  Seperti penyediaan fasilitas dan juga penghargaan kepada atlet berprestasi. "Tentunya kami bermimpi anak-anak kami bisa berprestasi nasional bahkan internasional. Semoga kejayaan atletik Salatiga bangkit kembali," ucapnya.


(Moch Kundori/CN26/SM Network)