Media Jadi Menu Harian Santri

SM/Teguh Hidayat Akbar - BERBUKAPUASA: Ratusan santri peserta Gerakan Santri Menulis 2018 di Ponpes El Bayan Majenang, Cilacap, antre mengambil hidangan untuk berbuka puasa setelah mengikuti pelatihan. (54)
SM/Teguh Hidayat Akbar - BERBUKAPUASA: Ratusan santri peserta Gerakan Santri Menulis 2018 di Ponpes El Bayan Majenang, Cilacap, antre mengambil hidangan untuk berbuka puasa setelah mengikuti pelatihan. (54)

CILACAP - Pemerintah Kabupaten Cilacap mengapresiasi kegiatan Sarasehan Jurnalistik Ramadan Suara Merdeka yang sampai menjangkau wilayah Cilacap, di Ponpes El Bayan Majenang. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kominfo Cilacap, M Wijaya, mewakili Bupati Tatto Suwarto Pamuji.

Apresiasi itu diberikan setelah melihat dampak positif kegiatan yang menyasar kalangan santri.

”Ini menjadi kegiatan positif yang tentunya bisa menambah ilmu bagi para santri,” ungkap M Wijaya, saat membuka sarasehan, Jumat (1/6). Dikatakan, pesantren berperan penting dalam mengarahkan masa depan anak bangsa. Selain cakap di ilmu agama, para santri juga diharapkan memiliki keahlian lain seperti menulis.

Untuk bisa mencapai itu, perlu budaya membaca dan berlatih terus-menerus menuangkan ide ke dalam tulisan. ”Jadi selain mengonsumsi kitab- kitab, santri juga penting mengonsumsi buku-buku kekinian.

Santri juga perlu menjadikan media sebagai menu penting harian untuk bekal dalam menulis,” kata dia. Kemampuan menulis santri memiliki banyak manfaat. Misalnya sebagai media dakwah, dan lain sebagainya. Termasuk kemampuan untuk menjauhkan diri dari hoaks. ”Melalui pelatihan ini kami berharap bisa melahirkan penulis penulis andal dari kalangan santri,” ucapnya. (tg-54)


Baca Juga
Loading...
Komentar