Bersih dan Nyaman Rambut Berhijab

Oleh Irma Mutiara Manggia

Menjaga kebersihan rambut merupakan suatu keharusan bagi perempuan, terutama bagi yang berhijab. Menjaga kebersihan keduanya, baik rambut maupun kain yang menutupinya, otomatis menjaga kesehatan kulit kepala dan wajah.

Bagi Anda yang dalam keseharian memiliki aktivitas tinggi, memperhatikan kebersihan jihab, terutama aktivitas luar ruangan, merupakan kewajiban. Hijab menjadi mudah kotor karena debu, polusi, dan keringat, yang bisa membuat kulit kepala dan wajah area tertentu menjadi bermasalah. Bila lalai atau malas mengganti atau mencucinya, siap-siap menghadapi beragam permasalahan kulit yang sepertinya sepele tapi cukup mengganggu.

Iklim negara kita yang panas cenderung lembab, membuat kelembapan area yang tertutup hijab semakin meningkat. Semakin lembab cuaca, semakin lembab rambut. Dan biasanya jenis jamur P-ovale tumbuh lebih banyak. Jamur tersebut merupakan penyebab kulit berjerawat.

Secara umum, faktor kelembaban bisa menyebabkan jerawat pada wajah bagi siapa pun, baik berhijab maupun tidak, baik pria maupun wanita. “Tidak ada hubungan langsung antara kemunculan jerawat pada wajah dengan pemakaian hijab. Jerawat itu lebih pada faktor hormonal, usia muda hormon androgennya banyak, jadi mudah memicu kelenjar minyak atau sebum.

Bagi yang berhijab, jerawat biasanya muncul pada area atau sisi wajah yang tertutup. Jamur P-ovale atau bakteri P-acnes berperan dalam produksi jerawat tersebut,” jelas dr Radityastuti SpKK, seraya menambahkan, “Faktor usia juga berpengaruh. Usia muda atau produktif lebih sering mengalami masalah pada kulit atau rambut. Ini karena aktivitas yang dijalani cenderung lebih banyak.” Selain faktor usia, faktor stres dan kegiatan yang membuat banyak berkeringat juga ikut berpengaruh.

Bahkan untuk kulit kepala normal pun, bila ada faktor stres atau sering berkeringat, bisa menyebabkan masalah pada kulit kepala dan rambut. Selain jerawat, masalah ketombe pun kerap muncul. Bila tidak diperhatikan kebersihannya, kotoran yang menumpuk pada kulit kepala akan menyumbatnya dan menimbulkan ketombe.

Produksi keringat dan minyak di kulit kepala yang meningkat, apalagi jika terbiasa memakai hijab terlalu ketat, bisa membuat rambut berminyak. Selain berminyak, masalah kerontokan pun tak terhindari. “Rambut rontok terjadi karena lamanya pemakaian. Apalagi kalau bahannya tidak menyerap keringat,” tutur dosen Fakultas Kedokteran Undip tersebut. Selain itu, iritasi bisa muncul apabila Anda kurang bersih mencuci hijab. Deterjen yang masih menempel bisa menyebabkan iritasi atau alergi.

Cuci Bersih

Supaya Anda terhindar dari masalah kulit, pastikan selalu mencuci bersih semua hijab yang telah dipakai. Selain itu, kerudung atau hijab yang ideal adalah yang berbahan menyerap keringat dan tidak bikin gerah.

“Kalau bisa, hijab dibuka sebentar ketika shalat dan dianginanginkan,” tutur Radityastuti. Adapun untuk kebersihan rambut dan kulit kepala, sebaiknya keramas setiap hari. “Umumnya orang keramas tiga kali dalam seminggu, khusus buat yang berhijab harusnya keramas setiap hari. Gunakan shampo dengan formula yang lembut,” katanya.

Bila Anda beraktivitas yang banyak berkeringat, misalnya sehabis berolahraga, ganti hijab setelah selesai beraktivitas. Jangan lupa juga untuk selalu mengganti inner atau dalamannya, ini penting karena langsung kontak dengan kulit kepala.

Adapun berbagai jenis perawatan rambut seperti hair spa atau penggunaan produk-produk perawatan, bisa saja dilakukan, namun berfungsi hanya menstimulus atau membantu mencegah kerontokan rambut.

Bagaimana dengan Anda yang aktif berolahraga? Inas Muhibah (23) seorang pelari dari komunitas Semarang Runners memaparkan beberapa tips supaya tetap nyaman dan terhindar dari gangguan kulit.

Gunakan kerudung yang menyerap keringat dan berbahan lembut. Kalau bisa tidak usah menggunakan inner atau dalaman, karena akan menahan keringat alias membuat keringat tidak keluar dengan baik.

“Saat olahraga rambut biasanya dikuncir, nah usahakan jangan terlalu kencang mengucirnya, jadi rambut nggak gampang rontok. Setelah lari rambut pasti basah, digerai dan diangin-anginkan dulu baru setelah itu keramas. Dengan begitu rambut punya waktu untuk kering, jadi nggakapek dan mudah rontok,” tandasnya. (Irma Mutiara Manggia-49)


Berita Terkait
Baca Juga
Tirto.ID
Loading...
Komentar