LPPM Udinus Naik Kelas ke Klaster Utama

SEMARANG - Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang mengalami peningkatan dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Udinus yang semula hanya masuk kategori klaster Madya, kini naik kelas ke Utama. Hasil penilaian dari Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Udinus mengalami peningkatan klaster jadi sangat bagus. Direktur LPPM Udinus, Dr Eng Yuliman Purwanto MEng mengatakan, kenaikan klaster ini menjadi pertanda kebangkitan penelitian dan pengabdian di Udinus. ”Terlebih lagi, jurnal internasional terakreditasi selama periode 2016 hingga 2018 juga meningkat tajam. Ini membawa konsekuensi jumlah dana hibah untuk penelitian dan pengabdian, dari 2019 sebesar Rp 7,5 miliar, hingga menjadi Rp 15 miliar pada 2020,” tandas Yuliman dalam siaran pers ke Harian Suara Merdeka, kemarin.

Jadi Tantangan

Menurut dia, pencapaian tersebut membuat para dosen ke depannya dapat melakukan penelitian semakin intensif dan berkualitas. Hal ini tentunya jadi tantangan bagi para dosen peneliti untuk bisa memanfaatkan secara maksimal dana hibah yang semakin besar. Udinus juga telah menyiapkan Rencana Induk Penelitian (RIP) yang berlaku sejak 2020- 2024. Semua usulan penelitian harus memiliki peta jalan sesuai RIPserta mengarah pada hasil akhir berupa hilirisasi atau komersialisasi dan inovasi produk penelitiannya. ”Hingga 2019, kami sudah memeroleh 180 hak cipta dan empat proposal paten dalam pengajuan,” jelas Yuliman. Pada 2020 ini, diharapkan penerbitan jurnal internasional terakreditasi, perolehan hak cipta, dan paten bisa meningkat. Selain itu, proses hilirisasi juga akan berjalan baik sehingga hasil penelitian dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat umum, dunia industri dan usah. Sementara itu, Rektor Udinus Prof Dr Ir Edi Noersasongko MKom mengatakan, LPPM ini mengimplementasikan dua dari tiga aspek tridarma perguruan tinggi yaitu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Peran lembaga ini sangat strategis dalam peningkatan kinerja institusi dan nilai akreditasi. Baik di tingkat universitas maupun program studi. (J17-23)