Batang Jadi Tempat Pelatihan Kemaritiman Selam

BATANG - Batang semakin diminati investor. Salah satunya, dengan ditetapkanya sebagai tempat pendidikan bidang kemaritiman spesialiasi penyelaman. ''Kebutuhan SDM di bidang kemaritiman ke depan semakin banyak, kebetulan di Batang ada PLTU. Tentunya dibutuhkan SDM kemaritiman khususnya untuk pemeliharaan alat-aat di dasar laut maupun perairan,''ujar Bupati Batang, Wihaji seusai penandatanganan kerja sama Bidang Kemaritiman dengan PT Coodas Prima Indonesia, perusahaan di bidang pendidikan dan pelatihan (traning) kemaritiman tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia di Bidang Pekerjaan di bawah Air dan Ketinggian yang dilaksanakan di Kolam Renang THR Kramat, Batang, Sabtu (11/1).

Bupati meminta kepada semua perusahaan khususnya di bidang kemaritiman, perikanan, pelabuhan, dan kelautan lainnya agar mengirimkan karyawannya pada pelatihan tersebut. ''Saya minta kepada semua sektor perusahaan untuk melibatkan Batang sebagai tempat pelatihan di bidang kemaritiman, misalnya tenaga kerja di PLTU. Banyak SDM yang siap dipekerjakan setelah dilatih selam di Batang,'' kata Wihaji didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaaan dan Olahraga, Wahyu Budi Santosa dan Kabag Humas, Triossy Juniarto. Basuki Rahmad dari PT Coodas menuturkan, bidang kemaritiman memiliki potensi luar biasa pada masa depan. Kemaritiman tidak hanya pada oil and gas offsohre (pengeboran lepas pantai).

Apresiasi

''Tapi ke depan juga PLTU, jembatan, di samping perkapalan dan perikanan. Tapi ke depan dibutuhkan SDM yang fokus pada kemaritiman (ahli selam).'' Pihaknya mengapresiasi Bupati Wihaji yang antusias menjadikan Batang sebagai pusat latihan bidang kemaritiman khususnya selam. Pihaknya berharap ada dukungan dari pemerintah, baik gubernur yang memiliki kewenangan mengelola SMK negeri maupun Pemerintah Pusat karena ini satu-satunya di Indonesia. Basuki menuturkan, langkah Bupati menjadikan Batang sebagai sentra pelatihan selama itu akan menjawab kebutuhan SDM di bidang kemaritiman. Pasalnya, selama ini, untuk mengisi kebutuhan tenaga selam masih dkuasai tenaga kerja asing. ''Untuk itu, dimukai dari Batang, mari kita menyongsong masa depan Indonesia berwawasan kemaritiman,'' tegasnya. Pihaknya mengakus siap memberikan pelatihan bidang kemaritiman (selam). ''Ini peluang bagi SMK kelautan untuk memberikan pelatihan selam bagi siswa-siswinya dan kami siap membantu,'' ujar Basuki.(ar-45)