UMKM

LPS Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

KENDAL - Pembangunan Pujasera Jabal Asri di lapangan parkir Makam Sunan Katong, Kaliwungu, Kendal, Sabtu (19/10), diharapkan mampu mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kepala Eksekutif Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS), Fauzi Ichsan mengatakan, pembangunan pusat jajan dan hasil kerajinan UMKM Jabal Asri merupakan salah satu bentuk kegiatan sosial LPS untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.

Pujasera ini menjajakan beragam kuliner tradisional khas Kendal yang diproduksi dari industri rumahan di sekitarnya. ”Keberadaan Pujasera Jabal Asri diharapkan dapat membawa manfaat yakni meningkatkan ekonomi dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar,” ujar Fauzi Ichsan disela-sela meresmikan pujasera Jabal Asri di lapangan parkir Makam Sunan Katong, Kaliwungu, Kendal, Sabtu (19/10).

Ia menambahkan, pihaknya mengapresiasi kerja sama semua pihak, khususnya kepada para pengurus Yayasan Al Ikhlas As Syariyah selaku pembina pujasera tersebut.

Komitmen LPS dalam program sosial kemasyarakatan diwujudkan melalui berbagai kegiatan antara lain bantuan pendidikan kepada masyarakat kurang mampu, pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan mengembangkan UMKM, pelestarian lingkungan, dan bantuan kepada korban bencana alam.

Sosialisasi Program

Selain sebagai wujud tanggung jawab sosial kepada masyarakat, program sosial LPS bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan melalui sosialisasi program penjaminan LPS. ”Harapannya seiring meningkatnya ekonomi ini, anak-anak yatim piatu bisa berkembang lebih baik, mempunyai kesempatan belajar dari SD, SMP, SMAdan lulus kuliah,” imbuh dia.

KH Ali Nurudin Imron, Ketua Pembina Yayasan Al Ikhlas As Syariah menyatakan terima kasih dengan terwujudnya pujasera itu, karena merupakan jalan panjang dalam mewujudkan peningkatan perekonomian warga, khususnya para santri di lingkungan ponpes Al Ikhlas As Syariah.

”Mari kita ikut berpartisipasi meramaikan pujasera yaitu dengan membeli aneka kuliner tradisional, makanan ringan yang diproduksi dari industri rumah tangga warga disini. Selain itu juga marilah berbelanja aneka kerajinan UMKM sehingga perekonomian akan bergerak maju,” ucap KH Ali. (G4-48)


Berita Terkait
Tirto.ID
Loading...
Komentar