Api Merbabu Padam

SM/Eko Priyono : DIPADAMKAN: Hutan di Taman Nasional Gunung Merbabu yang beberapa hari lalu terbakar, saat ini telah berhasil dipadamkan.(24)
SM/Eko Priyono : DIPADAMKAN: Hutan di Taman Nasional Gunung Merbabu yang beberapa hari lalu terbakar, saat ini telah berhasil dipadamkan.(24)

MAGELANG -Kebakaran di Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) sudah terkendali dan dapat dipadamkan.

Berdasarkan pengamatan terhadap hotspot oleh satelit Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dan pantauan di lapangan, Minggu (15/9) pukul 12.00-18.00, tidak ditemukan titik api. Hal tersebut diungkapkan Kepala BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto, kemarin. Menurut dia, luas lahan yang terbakar sekitar 436 hektare.

Dia menjelaskan, pantauan terakhir di lapangan pada hari Minggu dilakukan 29 personel dari TNGMb, sukarelawan, dan kelompok pecinta alam pada pukul 11.00-17.00. Tim yang berangkat dari Posko Thekelan tidak menemukan titik api. Demikian pula hasil pantauan personel TNGMb dan masyarakat yang berangkat dari Posko Resort Ampel. Di Posko Resort Selo, Boyolali, menurut Edy, 25 personel pada pukul 10.00 bergerak menuju Blok Pandean dan Guweng untuk memastikan api telah mati. Selain itu 30 personel Polres Boyolali pada pukul 11.00 menyusul tim pertama bergerak menuju Blok Pandean dan Guweng untuk memastikan api telah padam.

Tidak Terjangkau

Hingga pukul 18.15 kondisi terakhir di tebing Bukit Guweng masih terlihat titik api kecil tetapi lokasinya tidak terjangkau oleh tim. Karena itu Senin (16/9) tim dari Tagana, Polres Boyolali, dan sukarelawan masih memantau titik api di tebing. Edy menjelaskan, berdasarkan data Posko Resort Wonolelo, sampai Minggu pukul 18.00 pengamatan dari Sobleman, Grenden, Dusun Malang, dan Dusun Ngagrong cuaca terpantau mendung dan berkabut tebal. Wilayah Wonolelo aman. Kendati demikian petugas TNGMb bersama kelompok pecinta alam serta masyarakat di sekitar kawasan Merbabu terus memantau perkembangan.

Sementara itu di Posko Resort Pakis, Kabupaten Magelang, petugas TNGMb bersama warga melakukan penjagaan di Posko Kedakan serta memantau secara intensif kondisi lapangan. Hingga pukul 18.00 dilaporkan tidak terlihat titik api. (yon-19)


Berita Terkait
Loading...
Komentar