DUGAAN KORUPSI

Kejati Periksa Eks Ketua DPRD Jateng

SEMARANG - Mantan Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setyabudi diperiksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah. Pemeriksaan dilakukan terkait kasus dugaan korupsi Bantuan Provinsi (Banprov) Jateng 2018.

Saat dikonfirmasi, Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng Ketut Sumedana membenarkan informasi tersebut. Rukma diperiksa sekitar dua jam dalam statusnya sebagai saksi. ”Tadi datang memenuhi panggilan penyidik untuk dimintai keterangan,” kata Ketut, Senin (16/9). Namun saat disinggung detail pemeriksaan, Ketut enggan membeberkan.

”Seputar penganggaran,” ucapnya singkat. Kasus yang ditangani Kejati Jateng itu terjadi di sektor pendidikan Kabupaten Pekalongan dan Kendal dengan perkiraan kerugian negara mencapai Rp 8 miliar. Setidaknya 50 orang saksi sudah dimintai keterangan oleh Kejati Jateng hingga Senin, (16/9).

Adapun jumlah tersangka ditetapkan empat orang. Mereka merupakan pejabat pembuat komitmen di dinas Pendidikan dan pihak swasta. Adapun modus dugaan pelanggaran di dua kabupaten tersebut hampir sama yaitu kontrak dibuat sebelum APBD perubahan disahkan.

Kemudian Banprov digunakan untuk bantuan laptop ke sekolahan dengan memberikan spesifikasi yang tidak sesuai dan markup harga. Di Kendal pengadaan laptop dari Banprov Jateng 2018 itu sebanyak 854 unit dengan anggaran Rp 8,9 miliar, kemudian di Pekalongan 897 unit dengan anggaran Rp 9,8 miliar. (dtc- 64)