Pemulangan Jamaah Haji Dimulai 17 Agustus

SM/Antara - MEMBERIKAN PERAWATAN : Petugas memberikan perawatan kepada jamaah haji Indonesia yang sebagian besar akibat kelelahan dan dehidrasi di Posko Kesehatan Mekkah, Arab Saudi, akhir pekan lalu. (55)
SM/Antara - MEMBERIKAN PERAWATAN : Petugas memberikan perawatan kepada jamaah haji Indonesia yang sebagian besar akibat kelelahan dan dehidrasi di Posko Kesehatan Mekkah, Arab Saudi, akhir pekan lalu. (55)

MAKKAH - Jamaah haji Indonesia dijadwalkan mulai dipulangkan pada Sabtu 17 Agustus mendatang. Pemulangan pertama jamaah haji ini akan dilakukan melalui Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi.

Kepala Daerah Kerja Bandara Jeddah-Madinah Arsyad Hidayat mengatakan, kepulangan pertama menurut rencana dilakukan pukul 08.00 waktu Arab Saudi. ”Pemberangkatan itu sekaligus menandai awal pemulangan jamaah haji Indonesia ke Tanah Air,” kata Arsyad Hidayat.

Dijelaskannya, jamaah haji yang paling awal kembali ke Indonesia masuk pada kedatangan gelombang pertama. Jamaah gelombang pertama sebelumnya mendarat di Bandara Prince Mohammed bin Abdulaziz, Madinah, untuk menjalani ibadah sunah arbain.

Namun untuk kepulangan direncanakan dari bandara di Jeddah. Oleh karena itu, jelas Arsyad, pihaknya akan mulai menggeser petugas haji dua hari sebelum kedatangan jamaah haji.

”Jadi setelah melaksanakan nafar awal, kemudian juga ada mungkin yang sebagian menyelesaikan tawaf ifadah, kemudian tawaf wada, langsung bertolak ke Jeddah untuk persiapan pemulangan jamaah haji Indonesia dari bandara,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau jamaah haji asal Indonesia tak membawa barang berlebihan dari Tanah Suci untuk dibawa pulang. ”Saya berharap kepada seluruh jamaah untuk jangan berlebihan membawa barang-barang yang tidak penting,” kata Lukman Hakim Saifuddin di Makkah, kemarin.

Persiapkan Kedatangan

Sebagai contoh air zam-zam. Jamaah diimbau tak memasukkannya ke dalam koper atau tas bawaan lain. Koper atau tas tersebut pasti akan diperiksa petugas dan tidak diperkenankan masuk ke pesawat.

Setiap jamaah sudah diberikan jatah air zam-zam sebanyak lima liter yang bisa dibawa pulang ke Tanah Air. Saat ini, jamaah haji secara bertahap telah kembali ke pemondokan usai menjalani rangkaian ibadah haji mabit dan melontar jumrah di Mina.

”Saya sudah perintahkan kepada seluruh petugas sektor, kloter, karu, karom kembali mempersiapkan kedatangan jamaah ke hotelnya masingmasing,” imbuh Menag. Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji (Siskohat) Kementerian Agama hingga Rabu, (14/8) pukul 11.00 waktu Arab Saudi, jumlah jamaah haji asal Indonesia yang meninggal selama proses ibadah haji tahun ini tercatat 151 orang.

Kepala Bidang Pengawasan Haji Khusus Kementerian Agama Abdul Muhyi mengatakan jemaah haji yang meninggal dunia berasal dari berbagai embarkasi, seperti Jakarta, Surabaya, Solo, dan Ujung Pandang.

Tahun ini, Indonesia mendapatkan kuota jemaah haji reguler dan khusus sebanyak 231 ribu orang dengan rincian 214 ribu jemaah haji reguler dan haji khusus 17.000. Namun realisasinya, jemaah haji reguler yang tiba sebanyak 212.732. Sedangkan untuk haji khusus ada 16.881 jemaah yang datang. (dtc,ant-64)


Berita Terkait
Loading...
Komentar