Semarang Siap Jadi Tuan Rumah ASEAN School Games

SM/Hendra Setiawan : SALAMI ATLET POPDA : Wali Kota Hendra Prihadi menyalami atlet Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kota Semarang di Balai Kota. (22)
SM/Hendra Setiawan : SALAMI ATLET POPDA : Wali Kota Hendra Prihadi menyalami atlet Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kota Semarang di Balai Kota. (22)

SEMARANG - Kota Semarang kembali dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan event berskala internasional.

Setelah sukses menggelar kejuaraan internasional MXGPSeri ke-13 pada 6- 8 Juli 2018 lalu, kini Kota Semarang terpilih menjadi tempat pelaksanaan event ASEANSchool Games (ASG) 2019. Kegiatan olahraga internasional ini digelar selama 7 hari, 14- 21 Juli 2019. Diikuti sebanyak 2.000 atlet dari 10 negara ASEAN, yakni Thailand, Vietnam, Malaysia, Myanmar, Kamboja, Brunai Darussalam, Laos, Filipina, Singapura, dan Indonesia. ASG 2019 akan mempertandingkan sembilan cabang olahraga, yakni atletik, bulu tangkis, basket, sepak takraw, renang, tenis lapangan, tenis meja, voli, dan pencak silat.

Wali Kota Hendrar Prihadi menyatakan siap menjadi tuan rumah kegiatan internasional itu. ”Terima kasih atas dipilihnya Kota Semarang sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan tahunan itu. Semarang siap menjadi tuan rumah ASG 2019 oleh delegasi Asean School Sport Council (ASSC) dan Kemenpora,” ujar Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini, kemarin.

Dirinya juga berharap atlet Indonesia, termasuk di dalamnya perwakilan Semarang dapat sukses menjuarai ASG 2019 ini. Persiapan terus dilakukan Kota Semarang untuk menyesuaikan standar dari Asean School Sport Council (ASSC) dengan pendampingan dari Kemenpora dan Pemprov Jateng. Pada 28 Maret lalu, delegasi ASSC serta perwakilan 10 negara peserta ASG 2019 melakukan tinjauan tempat dan menggelar rapat Chef de Mission (CdM) di Hotel Ciputra.

Dari hasil rapat itu, seluruh tempat penyelenggaraan kejuaraan dinyatakan memenuhi standar ASCC, sehingga siap untuk digunakan. Adapun venue atau tempat penyelenggaraan yang akan digunakan dalam ajang Asean School Games, di antaranya GOR Tri Lomba Juang untuk tiga cabang olahraga, yakni atletik, tenis lapangan, dan tenis meja. GOR Sahabat untuk cabang olahraga basket, GOR Jatidiri untuk cabang olahraga renang. Hotel Patrajasa untuk pencak silat, Unika Soegijopranoto untuk sepak takraw, USM untuk bulu tangkis, dan UIN untuk bola voli. Rencana, pada saat kejuaraan berlangsung, akan ada hiburan khusus yang disiapkan Dinas Pariwisata Kota Semarang.

Sajikan Hiburan

Hiburan khusus ini akan menyajikan aneka tampilan budaya negara Asean peserta ASG dan berlokasi di Lapangan Simpanglima selama tujuh hari penyelenggaraan. ”Dengan peserta ASG yang berusia di bawah 18 tahun, kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi penyaring bibit-bibit unggul dari berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan. Selain itu, event internasional ini juga mengedepankan sisi edukasi dan budaya,” tambah Hendi.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Sinung Rahmadi menjelaskan, Kota Semarang dipilih karena memiliki venue yang memenuhi standar internasional.

Selain itu, jarak akomodasi dengan lokasi pertandingan juga tidak terlalu jauh. ”Semarang sudah berpengalaman menyelenggarakan kegiatan kejuaraan multi cabang,” jelas Sinung seusai Chief de Mission (CDM) Meeting ASG 2019 di Semarang, Kamis (28/3) lalu. (K18-22)


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar